Kebun Jagung Warga Blangkejeren Terancam Gagal Panen

oleh

PicsArt_1421079523963Blangkejeren-LintasGayo.co : Hujan dan cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kabupaten Gayo Lues bukan saja mengakibatkan jalan longsor dan padi gagal panen, sejumlah wilayah juga dilanda banjir bandang hingga menerjang perkebunan jagung warga, akibatnya, sejumlah jagung hanyut dibawa derasnya arus sungai dan tidak bisa dipanen.

Perkebunan warga yang diterjang banjir bandang dan erosi itu terjadi di daerah Kala Pinang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, debet air sungai yang tidak bisa tertampung terpaksa mengalir ke kawasan kebun Jagung warga hingga masuk areal perkebunan tersebut.

Adi salah satu warga Blangkejeren Senin (12/1) mengatakan, warga yang tinggal di daerah sungai Kala Pinang keseringan menanam Jagung sebagai penopang kehidupan meskipun sebagian lainya lebih memilih menanam padi.

“Akibat hujan deras terus di Gayo Lues, banyak sekali warga yang rugi, jagung hanyut, perkebunan erosi, padi warga sebagian gagal panen, serta ada kolam yang berisi ikan juga hayut dibawa derasnya arus sunggai ini,” katanya.

Biasanya kata Adi, musim penghujan di Kabupaten Gayo Lues dimulai bulan September hingga Desember, tetapi di tahun ini sampai ke awal Januari, cuaca ekstrim ini sangat ini membuat petani di Gayo Lues salah dengan perkiraan cuaca.

“Kalau cuaca musim penghujan terus, Petani Sere juga tidak bisa panen, proses penyulinganya tidak bisa terkena hujan, karena menggunakan api unggun dengan kayu bakar, begitu juga dengan petani tembakau, saat musim hujan banyak dauh tembakau yang robek, otomatis hal ini akan berakibat pertumbuhan ekonomi yang melemah,” ujarnya.

Untuk itu, Adi meminta kepada Pemerintah Daerah agar melakukan pendataan bagi korban banjir bandang yang ke depan tidak memiliki modal, sehinggabantuan benih dan pengolahan tanah lainnya bisa diberikan di tahun 2015 ini. (Anuar Syahadat)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.