
Redelong-LintasGayo.co : Mantan Penjabat Bupati Bener Meriah, Drs. T Islah menilai tujuan dimekarkannya kabupaten Bener Meriah dari Aceh Tengah sedikit banyaknya sudah terwujud.
“Filosofi pemekaran kabupaten Bener Meriah adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang diterjemahkan dalam berbagai aktivitas pembangunan, mempercepat dan mempermudah pelayanan bagi masyarakat, memperpendek rentang kendali pemerintahan serta lebih renponsif terhadap aspirasi masyarakat,” kata T. Islah di Redelong, Rabu malam 7 Januari 2014.
Dan untuk mencapai tujuan tersebut, kata mantan Sekda yang menjabat selama lebih kurang 2,3 tahun di kepemimpinan Bupati Ruslan Abdul Gani ini, butuh proses, butuh waktu, pendanaan yang memadai dan keikutsertaan atau partisifasi semua pihak, tentu pemerintah bersama rakyat sesuai dengan tugas dan kemampuan masing-masing.
“Ada proses dalam sebuah pembangunan, tidak serta merta membuahkan hasil. Selama 11 tahun dimekarkan banyak hal sudah dicapai,” ujar penjabat Bupati di bulan Maret hingga Juli 2012 ini.
Dalam masa tugas sebagai Penjabat Bupati Bener Meriah, T. Islah bertugas mengisi jabatan sebelum ada bupati depenitif, menghantarkan peralihan pimpinan daerah.
“Alhamdulillah saat saya bertugas sebagai penjabat Bupati tidak banyak hambatan menyelenggarakan Pilkada, tugas saya emban atas dukungan Muspida dan penyelenggara Pilkada serta dukungan seluruh komponen masyarakat,” tandas T. Islah. (Kh)






