TAKENGON-LintasGAYO.co : Ketua Fraksi PKS DPRK Aceh Tengah, Syukri mendesak Pemkab segera mengatasi kepanikan yang terjadi di wilayah tetsebut.
“Kita lihat saat ini, masyarakat masih dilanda panic buying, meski Pemkab sudah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa stok BBM aman,” kata Syukri, Kamis 5 Maret 2026.
Pun demikian, Syukri menilai tindakan Pemkab untuk mengontrol langsung harga ke lapangan masih tidak terlihat.
“Yang terlihat hanya rapat koordinasi, hari ini juga masih rapat. Yang dibutuhkan bukan itu, tapi turun langsung melakukan pengawasan ke lapangan,” tegasnya.
Menurut Syukri, di lapangan saat ini harga BBM sudah menyentuh harga 25 ribu perliter, dan tentu harga tersebut memberatkan masyarakat.
“Pertanyaannya sederhana, di lapangan masih ada BBM yang beredar selain di SPBU, dan harganya jauh lebih tinggi, dari mana mereka mendapat BBM itu, berarti kan pengawasan dari Pemerintah kurang,” ujar Syukri.
“Kita mendesak, Pemkab yang punya perangkat dan SDM segera turun ke lapangan, stabilkan harga. Jika panic tidak segera diatasi, akan sangat berbahaya bagi kehidupan sosial masyarakat,” tegasnya.
[Darmawan]





