Hujan Guyur Lesten, 50 Hektar Padi Darat Terendam

oleh
foto ilustrasi

Lesten-LintasGayo.co: Tanaman padi darat milik Warga Desa Lesten, Kecamatan Pining, Gayo Lues terendam banjir. Luapan air deras yang berada di daerah tersebut sangat mengancam tanaman padi warga yang baru pertama ditanam berkat bantuan Pemerintah setempat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues kepada LintasGayo.co Selasa (23/12) mengatakan, dari 50 hektar padi yang ditanam, sebagian diantaranya terancam gagal panen karena tingginya debit air.

“Saya baru menerima informasi dari Kepala Desa Lesten, bahwa padi darat binaan Bupati Gayo Lues sebagian sudah terancam gagal panen karena banjir. Memang hingga saat ini curah hujan di wilayah tersebut sangat tinggi” katanya.

Program penanaman padi darat tersebut diwacanakan Bupati Gayo Lues H. Ibnu Hasim saat kunjungan kerjanya ke wilayah pedalaman yang terisolir. Untuk mengurangi penebangan liar dan upaya menghindari warga menanam Ganja, Bupati Gayo Lues memberikan bantuan bibit padi darat dan biaya pengolahan lahan kepada setiap Kepala keluarga yang ada di daerah tersebut.

“Kita masih belum tau persis berapa hektar yang terancam gagal panen. Namun berdasarkan penjalasan Kades setempat, akan ada tanaman yang terancam gagal panen. Dan kami juga tidak bisa mengambil tindakan apa-apa, sebab banjir itu bukan hama, tetapi musibah,” jelasnya.

Pihaknya berencana di tahun 2015 mendatang akan mengupayakan bantuan bibit kepada para Petani di Desa Lesten, sehingga beban yang diderita petani yang gagal panen akan berkurang,”Ini sebagai upaya pemerintah Gayo Lues dalam mensejahterakan masyarakatnya,”. (Anuar Syahadat | SA)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.