Kadis PU Galus sebut kenaikan harga BBM pengaruhi volume proyek

oleh
IMG_0980
Kepala Dinas PU Gayo Lues Abd.Rasad ST (Foto: Anuar Syahadat | LGco)

Blangkejeren-LintasGayo.co: Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gayo Lues, Abd Rasad ST pada Selasa (23/12/2014) mengungkapkan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disubsidi oleh Pemerintah Pusat sangat berpengaruh terhadap pembangunan. Pasalnya, anggaran yang diwacanakan untuk pembangunan jalan atau jembatan terpaksa di sesuaikan dengan volume anggaran.

Abd Rasad menjelaskan, sebelum harga BBM naik, pihaknya sudah mengusulkan peningkatan angaran pembangunan jembatan dan jalan ke Pemerintah Provinsi dan DPRK Gayo Lues. Akhirnya setelah kenaikan harga BBM terpaksa dilakukan revisi ulang.

“Kalau akibat kenaikan harga BBM tidak jadi dikerjakan proyek yang telah kita usul, itu tidak ada, hanya saja kita harus menyesuaikan harga barang kebutuhan proyek dengan kontrak. Karena tidak mungkin harga barang sebelum naik BBM kemarin kita samakan lagi dengan harga BBM yang sudah naik,” terang Abd Rasad.

Abd Rasad menambahkan, jika anggaran tidak di sesuaikan dengan volume pekerjaan, para kontraktor yang mengerjakan proyek tentu akan rugi, apalagi di Gayo Lues rata-rata harga barang bangunan ikut naik.

“Memang harga BBM yang tidak di subsidi tidak naik, tetapi BBM yang digunakan angkutan umum untuk membawa barang ke Gayo Lues kan naik juga, jadi ongkos barang naik, harga barang juga pasti ikutan naik. Kanya dengan solusi penyesuaian antara anggaran dan volume yang tidak merugikan” jelasnya.

Lanjutnya, berdasarkan laporan Dinas PU, harga semen di Gayo Lues juga ikutan naik setelah BBM Subsidi dinaikan oleh Pemerintah. Untuk itu proyek peningkatan jalan yang belum siap di tahun 2015 akan dilanjutkan lagi di tahun 2016. (Anuar Syahadat | SA)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *