Blangkejeren-LintasGayo.co: Gubernur Aceh Zaini Abdullah mempertanyakan solusi yang terbaik kepada Kepala Dinas PU Aceh untuk pembagunan jalan Takengon-Gayo Lues, karena apabila tidak ada solusi kasihan hubungan kabupaten Aceh Tengah dengan Gayo Lues jadi terhambat.
“Bagaimana solusinya sekarang?,” tanya Gubernur setelah mendengar keterangan dari Satker pembangunan jalan jembatan Blangkejeren Zamzami di lokasi Longsor Tangsaran, Kecamatan Pantan Cuaca, Gayo Lues, Minggu (12/10/2014).
Kadis PU menyebutkan solusinya adalah bertemu dengan pihak JICA, sementara tidak solusi lain.
Gubernur juga berharap pembangunan jalan yang terkena longsor dapat segera dilalui, dan semua proses administrasi juga dapat diselesaikan, karena pada prinsipnya pemerintah Aceh memberi kepedulian pada fasilitas umum.
“Sekarang yang paling penting jalan sudah bisa dilalui, dan nanti dapat segera dilanjutkan pembangunan yang sesuai dengan perencanaan,” demikian Gubernur.
Gubernur juga mengingatkan untuk sekarang semua perencanaan yang sudah dibuat sangat tergantung pada pelantikan oresiden baru.
Rencana pembangunan jalan di kawasan longsor telah disepakati seluas 12 meter diantaranya ruas jalan 6,5 meter. Apabila rencananya sebelumnya direncanakan jurang yang berada dibawah longsoran gunung dan jalan akan diberi penyangga, dibatalkan. Pembanguna dilakukan dengan mengeruk gunung, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan. Gunung tersebut akan dibangun penahan agar tidak longsor sejauh 7 kilometer.
Pada kunjungan tersebut hadir seluruh tim tehnis dari perusahaan Joint Operasional Widya Karya dan PT Pelita Nusa, PU, dan konsultan, kecuali pihak JICA asal jepang tidak hadir. (tarina)





