Redelong-LintasGayo.co: Pemerintah Kabupaten Bener Meriah diminta untuk menindak tegas pelaku penebang hutan lindung di kawasan Gunung Geureudong, Kecamatan Permata–yang merupakan pusat sumber air untuk kecamatan Linung Bulen, Permata, Bukit, Bener Kelipah, Bandar, Wih Pesam, dan Aceh Utara.
Sumber LintasGayo.co menyebutkan, penebangan hutan lindung dilakukan oleh sebagian “pejabat” di Bener Meriah untuk dijadikan lahan tanaman kentang, dan akibatnya debit air kawasan itu turun drastis.
“Kami akan beberkan data lengkap penebangan hutan lindung itu dalam beberapa hari kedepan,” ujar sumber LintasGayo.co dari lokasi perkebunan kentang “ilegal” tersebut.
Warga Kecamatan Permata yang sempat dihubungi menyebutkan, masyarakat Permata sekarang cukup sulit memperoleh air bersih. Perusahaan air minum juga mati, karena sumber airnya sama dari kawasan hutan dan lembah Geureudong.
“Kelangkaan air ini sangat drastis, baru dalam beberapa bulan saja,” kata warga Permata.
Gunung Geureudong meruapakan gunung terbesar yang berada di Kabupaten Aceh Utara, dan di sebagian kaki gunung berada di bener Meriah yang didiami masyarakat 4 Kecamatan. (tarina)





