
Blangkejeren – LintasGayo.co : Komunitas Ilang Using Ijo (IUI) kepada media berharap agar dalam memberitakan objek wisata Genting tidak hanyak menceritakan keindahannya saja. Sebab, pada kenyataannya Genting juga masih membutuhkan pengelolaan yang sesuai dengan potensinya. Sehingga masyarakat tidak terkesan hanya mengejar manisnya saja, kata pembina IUI, Roby Subhan Yasni kepada LintasGayo.co, Selasa (11/03/2014) siang.
Subhan yang juga alumni mahasiswa pendidikan geografi Universitas medan ini juga mengungkapkan, Genting memiliki potensi yang baik dalam hal meningkatkan pariwisata di Gayo Lues, meskipun daerah Gayo Lues dominan memilki bukit-bukit, namun Genting memiliki keunikan tersendiri dimata masyarakat pengunjung,”Tapi bukan berarti Genting bisa memberikan hasil yang baik jika tidak dikelola, lebiuh-lebih maraknya kebakaran hutan di Genting saat ini” kata Subhan.
Seperti pada umumunya, permasalahan klasik tentang objek wisata juga terjadi di Genting, seperti sampah yang tidak terkelola, pembukaan lahan tanpa memikirkan disiplin ilmu lingkungan, dan lain-lain,”tentunya dalam hal ini keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan, mulai dari Pemerintah, lembaga swadaya hingga masyarakat setempat itu sendiri. Namun jika tidak ada kebijakan, sepertinya akan terus diam seperti ini,” kata Subhan.
Kita berharap teman-teman di media juga menceritakan kondisi Genting sesuai fakta yang terjadi saat ini, dalam arti lain tidak hanya mempublikasikan keindahannya saja,”Kita takut, jika kondisi pengelolaan Genting tetap seperti ini, lama kelamaan Genting juga akan sama nasibnya dengan objek wisata lain di Gayo Lues, yakni tertutup sampah,” tutup Subhan. (Supri Ariu)







