HTI Tolak Penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia

oleh

miss worldJakarta – Lintasgayo.co: seperti telah ramai diberitakan, pada bulan September ini akan diselenggarakan pemilihan Miss World 2013 di Indonesia. Oleh pantitia penyelenggara, acara ini disebut bukan sekadar ajang kontes kecantikan perempuan karena membawa konsep baru, Beauty with Purpose, selain 3B (Beauty, Brain and Behaviour).

Karena itu, menurut mereka, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari acara ini, apalagi sesi penggunaan bikini juga telah dihapus. Selain itu, acara ini dinilai sebagai cara yang jitu untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

Meski demikian, Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammad Ismail Yusanto menyatakan tetap saja tidak bisa ditutupi bahwa penyelenggaraan acara Miss World dan kontes kecantikan sejenis tidak lebih dari kontes pencarian perempuan tercantik fisiknya untuk dieksploitasi demi mendongkrak pendapatan industri fashion, kosmetik dan rating media. Kriteria penilaian berupa konsep Beauty with Purpose, juga 3B (Beauty, Brain and Behaviour) hanyalah kedok bagi legalisasi eksploitasi tubuh perempuan.

Terlebih lagi Miss World adalah kontes tertua yang telah mengilhami lahirnya kontes-kontes kecantikan serupa lainnya. Maka membiarkan penyelenggaraannya di Indonesia sama saja dengan menegaskan bahwa negeri muslim terbesar ini juga turut melanggengkan tindak eksploitasi dan komersialisasi tubuh perempuan.

Karenanya, Hizbut Tahrir Indonesia menolak penyelenggaraan Miss World 2013 karena acara ini tak lebih sebagai ajang eksploitasi tubuh perempuan sehingga acara itu sangat merendahkan harkat dan martabat perempuan.

HTI juga mendesak pemerintah agar mencabut izin penyelenggaraannya di Indonesia dan mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan eksploitasi perempuan dalam bentuk apapun di negeri ini.

Kepada seluruh perempuan Indonesia, HTI mengajak untuk mengembalikan harkat dan martabat perempuan sebagaimana visi dan misi penciptaannya oleh Allah SWT, yakni sebagai perempuan yang mulia, yang menjalankan peran, tugas pokok dan fungsinya sebagaimana telah ditetapkan oleh Allah SWT, dzat yang menciptakan manusia. Hanya bila hidup mengikuti ketentuan Islam saja kaum perempuan akan hidup mulia dan dimuliakan sehingga membawa kebaikan bagi diri, keluarga dan masyarakatnya.

HTI juga menyerukan kepada seluruh umat untuk berjuang dengan sungguh-sungguh guna mengganti sistem sekuler – kapitalis yang telah terbukti sebagai sumber dari penistaan harkat dan martabat perempuan melalui berbagai bentuk eksploitasi dan komersialisasi perempuan, dengan sistem Islam melalui penerapan syariah dan khilafah. Inilah sistem satu-satunya yang akan membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, khususnya bagai kaum perempuan.

Menurut Muhammad Ismail, sesungguhnya masyarakat semakin sadar bahwa negara ini telah gagal menjaga moralitas bangsa, dan bahwa solusi tuntas ada pada syariah Islam, terbukti dengan hasil survai dimana 72 persen masyarakat menginginkan penerapan syariah dan menolak gaya hidup liberal Barat (Pew Research 2013).

“Karena itu, pemerintah harus segera mendukung keinginan masyarakat ini dan tidak membiarkan penyelenggaraan Miss World ini berlangsung,” ujar Muhammad dalam press reIease yang diterima lintasgayo.co, Sabtu (7/9/2013).

Menurut Muhammad Ismail, dalam Alqur-an telah tegas dinyatakan

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu (QS al-Anfal [8]: 24).(pr-nisa)

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.