Masa Tanggap Darurat Gempa Gayo Sampai 17 Juli 2013

oleh
Tenda darurat warga Desa Bies Pilar.(LGco-Ria D)
Tenda darurat warga Desa Bies Pilar.(LGco-Ria D)
Tenda darurat warga Desa Bies Pilar.(LGco-Ria D)

Banda Aceh-LintasGayo: Kejadian gempa yang terjadi pada Selasa lalu dengan kekuatan 6.2 SR membuat sebagian besar wilayah Gayo di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah porak-poranda. Karena itu, Gubernur Aceh menyatakan bencana tersebut merupakan bencana tingkat provinsi sebab menyangkut dua kabupaten yang terdampak parah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, DR. Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, masa tanggap darurat adalah selama 2 minggu pasca kejadian gempa yakni mulai dari 3 sampai 17 Juli 2013.

Namun selanjutnya, nanti akan dievaluasi kembali apakah masa tanggap darurat dihentikan atau tetap dilanjutkan itu semua tegantung dengan kondisi di lapangan. Selama masa tanggap darurat, fokus utama adalah pencarian dan penyelamatan korban, perawatan dan pengobatan bagi korban luka-luka dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, seperti kebutuhan sandang, permakanan, air bersih, obat-obatan, sanitasi, penampungan sementara dan pelayanan kesehatan.

Hingga kini, distribusi bantuan terus dilakukan. Dikatakan, saat ini BNPB telah mengirimkan sekitar 40 yon bantuan logistik dan peralatan lain ke Bener Meriah dan Aceh Tengah, baik melalui jalur darat maupun dari udara dengan pesawat Hercules dan cargo juga helicopter milik anggota TNI AU Aceh.

Lanjutnya, berdasarkan pendataan dilapangan, hingga kini jumlah pengungsi mencapai 16.000 jiwa, dimana di Bener Meriah sebanyak 12.500 jiwa dan di Aceh Tengah 3.500 jiwa,ā€¯Pengungsi ada yang tersebar di titik-titik pengungsian tetapi juga ada yang di halaman rumahnya. Sebagian banyak masyarakat lebih memilih tidur diluar rumah akibat trauma lebih-lebih gempa susulan hingga saat ini masih kerap terjadi.(LGco-023)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.