BepahKupi, Startup Kopi Gayo Dapat Suntikkan Dana Dari Perusahaan Amazon USA

oleh
CEO Bepahkupi, Wiga Maulana

Jakarta-LintasGayo.co : Bepahkupi Startup Kopi Gayo yang fokus terhadap kesejahteraan petani kopi Indonesia mendapatkan suntikkan dana dari perusahaan e-commerce terbesar di dunia Amazon yang berbasis di Seattle, Amerika serikat.

Startup Bepahkupi terpilih untuk mendapatkan dana hibah ini karena misi sosialnya dalam membangun ekosistem pertanian kopi Indonesia.

Dana yang disuntikkan oleh Amazon untuk Startup Bepahkupi senilai $6,500.00 atau setara 96 juta rupiah tersebut di serahkan langsung oleh AWS Indonesia.

“Tujuan pendanaan guna mendukung ekosistem teknologi, keamanan, Website-Mobile App, pembayaran dan layanan keuangan Bepahkupi,” ujar Jessica perwakilan Amazon Indonesia, Kamis 21 Mei 2020.

Jessica menuturkan Perusahaan Amazon menyalurkan $6,500.00 USD Lewat AWS Credits.

“Dengan bantuan dari Amazon ini Bepahkupi dapat bertumbuh dan memperbaiki sistem digitalnya baik website aplikasi dan seluruh sistem yang berhubungan dengan Digital Technology,” sebutnya.

Jessica menambahkan Dana di berikan juga untuk mendukung Startup Bepahkupi dalam menjalani misi sosialnya dan bersaing dalam skala global.

“Startup Bepahkupi Indonesia layak mendapatkan suntikkan dana ini agar dapat memperbaiki sistem teknologi digitalnya dan Bepahkupi juga mendapatkan Bussiness Support dan Mentoring,” ujarnya lagi.

“Jika Bepahkupi membutuhkan dana Investasi Pihak Amazon siap membantu Menjembatani kepada investor atau venture capital yang kami miliki,” tandas Jessica.

Sementara, Maulana Wiga, CEO Bepahkupi menyampaikan terima kasih kepada Amazon dan AWS atas dukungan dana yang diberikan.

“Saat ini kami fokus terhadap sistem yang kami bangun. Saya dan team sedang menghadapi situasi krisis terdampak wabah Covid-19 yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya, namun kami berkomitmen untuk mampu memberikan solusi untuk petani kopi Indonesia,” tutur mahasiswa Gayo asal Bener Meriah tersebut.

Wiga menandaskan Bepahkupi akan terus fokus berinovasi dan bersiap untuk merenovasi sistem agar bisa kembali normal setelah pandemi Covid-19 selesai.

[Zuhri]

Comments

comments