Respon Jeritan Petani Kopi di Tengah Krisis Corona, Abuya ; Resi Gudang Segera Aktif!

oleh

REDELONG-LintasGAYO.co : Bupati Bener Meriah, Abuya Tgk. H. Sarkawi langsung merespon jeritan petani kopi Gayo yang anjlok dan tak dibeli pedagang di tengah krisis Covid-19 yang kini tengah mewabah di dunia.

“Beberapa waktu lalu, kita gelar pertemuan dengan beberapa eksportir kopi membicarakan dampak kopi Gayo. Dua yang hadir, tapi tidak bersamaan, pendapat pertama, ada penurunan harga, yang kedua katanya harga stabil dan ekspor tidak terganggu. Pendapat kedua yang kita pakai, untuk stabilisasi saat itu,” kata Abuya menjawab LintasGAYO.co, Sabtu dini hari 21 Maret 2020.

Namun kenyataannya kata Abuya lagi, fakta di lapangan pendapat pertama yang lebih kuat. Harga cenderung turun dan sangat berpengaruh kepada sosial ekonomi masyarakat.

“Terlebih ada pemberitaan jeritan petani yang di tayangkan media ini. Kita langsung respon,” ungkap Abuya.

Terkait ; Petani Kopi Gayo Menjerit, Harga Jatuh dan Toke Tak Mau Beli di Tengah Krisis Corona

Menurut Abuya, solusi yang terbaik menghadapi anjloknya harga dan tidak dibelinya kopi Gayo oleh pedagangan pengumpul akan diambil alih Pemkab Bener Meriah dengan mengaktifkan sistem resi gudang.

“Kemarin, kita sudah panggil pihak yang siap mengelola resi gudang, baik Kepala Dinas terkait dan calon pengelola,” kata Abuya.

Terkait : Harga Kopi Anjlok dan Toke Stop Pembelian, Pemerintah di Gayo Diminta Hidupkan Resi Gudang

“Kabar baiknya adalah pihak pengelola bersiap mengaktifkan resi gudang Bener Meriah. InsyaAllah, peralatan awal sudah mereka bawa ke Bener Meriah,” tambah Abuya Sarkawi.

Terkait pendanaan katanya lagi, pihaknya juga sudah membicarakan dengan Bank Aceh Syari’ah. “Mudah-mudahan ini menjadi solusi terbaik, sampai krisis Corona ini selesai. Dan harga kopi Gayo kembali stabil seperti sedia kala,” ungkap Abuya.

“Setelah nanti resi gudang aktif, petani silahkan menjual kesana,” demikian timpal Abuya Sarkawi.

[Darmawan Masri]

Comments

comments