Sosialisasi UU Pemajuan Kebudayaan RI Hadirkan Seniman Gayo

oleh
Salman Yoga S, direktur The Gayo Institute, penerbit buku Antologi Secangkir Kopi. (Munawardi)

 

BANDA ACEH-LintasGAYO.co : Seniman tanah Gayo akan tampil berkolaborasi dengan Rapa’i Pase dalam pentas Uroh Rapa’i Pase di Lapangan Buwah Aceh Utara 29 Desember 2017.

Demikian dikatakan M Yusuf Bombang alias Apa Kaoy di Banda Aceh Rabu, 27 Desember 2017. Dijelaskan acara Pentas Sagoe yang akan mengkolaborasikan sejumlah kesenian tradisi ini diselenggarakan dalam rangka Sosialisasi Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan Republik Indonesia (UUPK-RI).

“Sosialisasi UU Pemajuan Kebudayaan RI direncanakan berlangsung di Lapangan Buah Baktya Aceh Utara sebagai upaya membumikan undang-undang itu sendiri ke tengah masyarakat. Untuk memeriahkan acara tersebut akan ditampilkan sejumlah kesenian berikut dengan seniman-seniman yang mempunyai didikasi dan kiprah yang selama ini sudah cukup dikenal”, kata M Yusuf Bombang.

Lebih lanjut M Yusuf Bombang menjelaskan dari tanah Gayo akan menghadirkan seniman dan budayawan Salman Yoga S, Purnama K Ruslan, Julfian Karim dan Ceh Onot Kemara.

Rangkaian Sosialisasi Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan Republik Indonesia (UUPK-RI) akan menghadirkan mata acara; Peunajoh Timphan, Piyasan Rapa’I, Seungeu Rapa’i Musem Keunong Sa. Pertunjukan kesenian Rapa’I Uroh antara grup Rapa’I Pase Raja Buwah dan Grup Rapa’I Pase Mulieng.

Acara yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perwakilan dari Pusat bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh, Direktur Kesenian Kemendikbud bersama Pentas Sagoe. Juga ada penampilan Agus Nur Amal, Muda Belia juga seniman dari tanah Gayo.

Tim sosialisasi dari Jakarta yang direncakan hadir adalah Tenaga Ahli Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Republik Indonesia, Alexander S Purnawan, Direktur Kesenian/Kasubdit Seni Pertunjukan Kemendikbud Republik Indonesia, Restu Gunawan. Termasuk unsur pemerintah daerah seperti Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib (Cek Mad) juga dari unsur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Drs Reza Fahlevi, tutup M Yusuf Bombang.[SP]

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *