Bage Kemenag Aceh Terbaru

Tips Hindari Stres Ketika Ibadah Haji

Oleh Ns. Mahzar, S. Kep*

Haji adalah perjalanan menuju kota suci yaitu dimasjidil haram atau Mekah untuk mengerjakan ibadah tawaf, sa’i, wukuf di Arafah serta seluruh manasik lainnya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima sekaligus mengerjakan perintah Allah Swt untuk mencapai keridhaannya.

Rukun Islam yang kelima tersebut dikerjakan bagi orang-orang yang mampu dan mendapat petunjuk dari Allah.

Mengapa bagi orang yang mampu? karena ibadah haji selain membutuhkan dana yang besar juga membutuhkan fisik, jiwa dan spiritual yang kuat. Maka ibadah ini harus dilaksanakan dengan keikhlasan lahir dan batin.

Dalam melaksanakaan ibadah haji, jama’ah seringkali mengalami stres. Stres adalah respons adaptif individu terhadap situasi yang diterima seseorang sebagai suatu ancaman/tantangan dalam hidupnya. Gejala inilah yang terjadi pada jiwa manusia sehingga efeknya meliputi gangguan fisik (denyut jantung meningkat, tangan berkeringat, sakit kepala, sesak napas, mual, mudah lelah,sulit tidur), gangguan kognitif (sulit konsentrasi, mudah lupa), gangguan alam perasaan (mudah emosi, cemas, depresi)

Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, diantaranya ialah faktor biologi, psikologi, sosial dan spiritual yang melibatkan peran hormon, kepribadian dan pola asuh serta kepercayaan/budaya dan lingkungan manusia.

Pada pelaksanaan Ibadah haji hal ini dinamai dengan stresor ibadah haji, setres ini akan timbul karena beberapa faktor, diantaranya :

Sebelum keberangkatan

waktu tunggu keberangkatan yang lama biasa menjadi faktor stres para jama’ah terlebih suhu udara yang berbeda dari daerah asal jama’ah seringkali membuat para jama’ah harus beradaptasi, penyebab stres lainnya sebelum keberangkatan adalah BPIH relatif mahal, berpisah dengan keluarga, dan pembelajaran ritual ibadah haji.

Saat melaksanakan ibadah

Pada pelaksanaan ibadah, jama’ah seringkali kali stres karena harus beradaptasi banyak orang, waktu dan tempat baru serta ibadah fisik yang cukup melelahkan.

Untuk mengatasi hal tersebut berikut tips yang bisa dilakukan para jama’ah haji untuk bisa mencegah timbulnya stres.

Luruskan niat, tawakal, ikhlas, jaga aktivitas fisik dengan menjaga asupan makanan bergizi, memprioritas pada ibadah wajib disusul dengan ibadah sunah. Jangan lupa timbulkan pula perasaan senang dan gembira karena kita akan melaksanakan ibadah yang mulia.

Selanjutnya, bersikap positiflah dengan cara bempati, tidak emosionil dan jaga perasaan agar tidak terpengaruh faktor dari luar diri.

Menerima orang lain apa adanya, juga merupakan faktor penting karena kita akan berinteraksi dalam waktu lama dengan jama’ah lain yang baru kita kenal. Maka penerimaan dengan keadaan serta tingkah orang lain merupakan tips ampuh untuk menghindari stres.

Tips berikutnya ialah mampu menghadapi tantangan sesuai kemampuan diri

Selain hal tersebut cara mengatasi stres dalam ibadah haji dapat juga dilakukan dengan cara:

Mengembalikan kepada Allah SWT, pengalihan pikiran, mencoba hal baru, relaksasi/hipnoterapi dan ventilasi. Hubungi tenaga Kesehatan stres makin berat yang ditandai dengan tidak mampu membedakan kenyataan dan fantasi (bicara/senyum sendiri, halusinasi, berniat menyakiti diri dan lingkungan), bersikap tidak seperti semula (menyendiri, mengamuk, tingkah laku kacau). Hal ini membutuhkan obat dan perawatan lebih lanjut di RS.[]

 

 

Comments

comments