[Puisi] Berpulang
Herza Alwanny
Februari 2026,
Riuh rumah tak lagi bergema
Lamgkah berlalu tanpa hilir mudik
Tamgisan, harapan bertumpuk pada satu pundak
Lekas sembuh!
Tiga, empat hari rumah tak lagi menetap
Hanya bersinggah untuk menitip kabar
Hai anakku, gimana kabarmu?
Suara tak lagi ramah
Senyuman tak lagi menyilau
Tatapan tak lagi berkata
Mei 2026
Tirai hijau menjadi saksi
Tubuh yang terkulai
Nafas tersengal
Mata tersayup
Mimpi kan menjadi nyata
Ruangan sunyi kala vonis menghujam
Dingin tak lagi berbangkit
Selang tak henti bekerja
Detak jantung kian melambat
Tubuh bergetar
Perlahan kaku, dingin
Ia hanya berucap syahadat
Tanda pulang telah tiba
Mak, yah aku pulang!
Sering bersambutan
Canda tawa terkubur
Tangisan riuh dari rumah ke rumah
Dari angin membawa kabar
Ia tlah berselimut kafan
Tidur tenang dikelelingi sana saudara
Teriring iqamah tanda berpulang
Yah, besok mama udah gak ada ya?
Kini, doa teriring
Kenangan abadi
Rindu menyelemuti
Berharap kau hadir di mimpi.
Kakak! [SY]
Feb 2026





