Bencana Picu Kaum Miskin Baru di Aceh Tengah, Pemkab Harus Buka Mata

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Mantan Anggota DPRK Aceh Tengah, Sukurdi Iska, menilai bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tengah tidak hanya menyisakan penderitaan bagi korban terdampak langsung, tetapi juga membawa dampak lanjutan yang kini dirasakan oleh masyarakat kelas menengah terutama di daerah perkotaan.

Menurut Sukurdi, setelah lebih dari satu setengah bulan pascabencana, tekanan ekonomi mulai menghimpit kelompok masyarakat yang sebelumnya tergolong mapan secara ekonomi.

Kelompok ini, kata dia, perlahan berubah menjadi kaum miskin baru yang luput dari perhatian pemerintah maupun relawan kemanusiaan.

“Bukan hanya korban langsung yang menderita. Setelah sebulan setengah lebih, kelas menengah kota juga ikut terimbas derita. Orang kaya relatif mudah mendapatkan sembako, orang miskin dibantu pemerintah, sementara kelas menengah kota justru terjepit dan tidak tersentuh bantuan,” ujar Sukurdi, Selasa, 13 Januari 2026.

Ia menjelaskan, banyak masyarakat kelas menengah yang kehilangan penghasilan akibat lumpuhnya aktivitas ekonomi pascabencana. Namun karena tidak tercatat sebagai warga miskin, mereka kerap tidak masuk dalam daftar penerima bantuan sosial.

Sukurdi mengingatkan, jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut tanpa intervensi kebijakan yang tepat, maka dampak sosial yang lebih serius dapat muncul di tengah masyarakat. Ia menilai krisis ekonomi berkepanjangan berpotensi memicu meningkatnya angka kriminalitas.

“Kalau masyarakat sudah lapar, bukan hanya kriminalitas yang membengkak, bahkan orang bisa pindah agama,” tegasnya.

Untuk itu, Sukurdi meminta Pemkab harus membuka mata agar cakupan penerima bantuan diperluas dengan menggandeng relawan dan lembaga kemanusiaan lainnya. Ia menekankan pentingnya pendataan ulang terhadap masyarakat kelas menengah yang kini terperosok menjadi miskin akibat bencana.

“Pemerintah dibantu relawan harus memberi perhatian khusus kepada kelompok ini agar tidak terjadi krisis sosial yang lebih luas di Aceh Tengah,” pungkasnya.

[FA]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.