TAKENGON-LintasGAYO.co : Aktivis Disabilitas, Sikdam Hasyim Gayo, mengungkapnya harapannya kepada pemerintah untuk tidak meninggalkan kondisi penyandang disabilitas pasca bencana yang terjadi.
Dikatakan, paska bencana hidrometeorologi 26 November 2026, semua kalangan di daerah Aceh Tengah tentunya terdampak.
“Ada saudara kami korban bencana yang rumah dan hartanya hilang, kampung-kampung hancur, tentu perhatian harus lebih banyak kesana. Namun, jangan abaikan juga masyarakat yang terdampak, salah satunya adalah penyandang disabilitas,” kata Sikdam, Sabtu 10 Januari 2026.
Disampaikan, kondisi penyandang disabilitas di Aceh Tengah semakin memprihatinkan. Bencana alam yang melanda daerah ini telah membuat banyak penyandang disabilitas kehilangan pekerjaan dan mata pencahariannya.
“Mereka yang telah di rumahkan dan tidak bisa ke kebun karena kebun mereka terkena bencana, kini menghadapi kesulitan yang luar biasa, apalagi penyandang disabilitas memiliki banyak keterbatasan, terutama fisik,” tegasnya.
Lebih jauh disampaikan, sebulan lebih sudah bencana ini terjadi, namun masih ada penyandang disabilitas yang belum mendapatkan perhatian dan bantuan khusus pemerintah daerahm
“Mereka hanya mendata kami, tapi bantuan tidak kunjung sampai,” kata salah satu penyandang disabilitas di Umang, Kecamatan Bebesen, kepada saya beberapa waktu lalu,” kata Sikdam.
Sebagai aktivis disabilitas, dirinya telah mencoba berkomunikasi dengan Dinas Sosial dan Dinas lainnya, bahkan dengan para anggota dewan, namun sayangnya respon dari mereka tidak ada.
“Seolah-olah mereka tidak perhatian dan peduli dengan kondisi kami, begitu kata penyandang penyandang disabilitas lainnya kepada saya,” ucapnya.
Kondisi ini membuat penyandang disabilitas di Aceh Tengah merasa terlupa dan tidak dihiraukan. Mereka berharap ada perhatian dan bantuan yang segera datang untuk membantu mereka bangkit dari kesulitan.
“Kami hanya ingin hidup dengan layak, seperti orang lain,” kata salah satu penyandang disabilitas lainnya dengan suara yang bergetar.
Pemkab Aceh Tengah, diharapkan dapat membuka perhatiannya dan memberikan bantuan khusus kepada penyandang disabilitas di Aceh Tengah. “Mereka tidak boleh ditinggalkan dalam kesulitan ini,” tutup Sikdam.
[FA]





