Blangkejeren-LintasGAYO.co : Tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur berhasil memusnahkan ladang ganja seluas 51,75 hektare yang tersebar di 26 titik di tiga kecamatan di Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
Operasi ini merupakan hasil dari Joint Investigation yang telah dilakukan sejak awal November 2025.
Pemusnahan ladang ganja ini dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, S.I.K., dan melibatkan 128 personel gabungan dari Dittipid Narkoba Bareskrim, Ditresnarkoba Polda Aceh, Polres Gayo Lues, Pasukan 1 Korp Brimob Polri, Sat Brimob Polda Aceh, TNGL, BNNK Gayo Lues, Bea Cukai Aceh, serta unsur masyarakat dan insan pers.
Apel gelar pasukan dilaksanakan di halaman Mapolsek Pining, yang juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat dan pelaksanaan Zoom Meeting dengan personel yang berada di lokasi pemusnahan di Pegunungan Pantan Dedeb dan Pegunungan Pantan Dedalu.
Menurut Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasatresnarkoba Polres Gayo Lues, IPTU Bambang Hari Hermansyah Putra Pelis, S.H., M.H., operasi pemusnahan dibagi menjadi dua tim.
Tim pertama yang terdiri dari 49 personel telah diberangkatkan sejak 16 November 2025 menuju 22 titik ladang ganja di Pegunungan Pantan Dedeb dan Pegunungan Pantan Dedalu. Tim kedua dipimpin langsung oleh Direktur Tipid Narkoba Bareskrim Polri dan melaksanakan pemusnahan di empat lokasi di Kecamatan Pining.
Operasi ini merupakan tindak lanjut dari penangkapan dua tersangka pengedar ganja di Kabupaten Deli Serdang dengan barang bukti 47 kilogram ganja. Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku bahwa ganja tersebut berasal dari Kabupaten Gayo Lues.
Lokasi ladang ganja yang ditemukan meliputi Kecamatan Pining (4 titik, 11 hektare), Kecamatan Putri Betung (19 titik, 30,75 hektare), dan Kecamatan Blangkejeren (3 titik, 10 hektare).
Medan yang berat di daerah pegunungan menjadi tantangan tersendiri dalam operasi ini.
Pada 19 November 2025, seluruh personel yang bertugas di Pegunungan Pantan Dedeb, Bur Bulet, dan Belang Bike berhasil kembali dengan selamat, meskipun 3 titik tidak dapat ditembus karena cuaca buruk.
Satu personel Polres Gayo Lues mengalami cedera ringan dan akan dilanjutkan pada 23 November 2025. [Noviel]






