Oleh : Muhammad Syukri*
Sepotong prasasti tertempel di tugu Darussalam Banda Aceh. Banyak pertanyaan yang muncul dalam benak kita. Semisal, prasasti apakah itu? Sepenting apa prasasti itu? Lalu apa bunyi yang tertulis disana? Dst..
Sebenarnya, bunyi prasasti itu adalah: “TEKAD BULAT MELAHIRKAN PERBUATAN JANG NJATA. DARUSSALAM MENUDJU KEPADA PELAKSANAAN TJITA2.”
Prasasti itu ditulis Presiden Soekarno pada tanggal 2 September 1959 sebagai tanda peresmian Kopelma Darussalam. Peresmian dua universitas besar, yaitu, Universitas Syiah Kuala dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry.
Tanggal peresmian dua perguruan tinggi itu, 2 September, kemudian ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Aceh. Artinya, tanggal itu sebagai “gong” dimulainya perubahan nasib rakyat Aceh. Sebelumnya nasib mereka bergantung kepada jalan pedang, kedepannya akan memilih jalan pena.
Benar memang, dari kampus yang berdiri di Kopelma Darussalam inilah lahir pemuda pemudi Aceh yang terpelajar. Sebelumnya perjalanan menuju kepada pelaksanaan cita-cita ditempuh dengan jalan pedang, kini mereka menjelajah dunia dengan jalan pena.
SELAMAT HARI PENDIDIKAN ACEH





