Desas Desus Rupiah di Meja Paripurna Kunci Kwalitas Wabup Bener Meriah

oleh

Penulis : Sayid Mahbengi*

Pada pekan pertama di tahun 2021 masyarakat Bener Meriah memperoleh berita gembira, karena orang nomor satu pada kabupaten penghasil kopi ini akan meminang salah seorang yang akan mendampinginya dalam menghabiskan masa kemimpinan.

Keberadaan kita di negeri demokrasi, tentu membuat Bupati tidak memiliki hak mutlak dalam menentukan siapa yang berhak mendampinginya. Beliau hanya dibolehkan menentukan siapa saja yang dicalonkan, selebihnya pilihan ada ditangan wakil rakyat.

Kita ketahui bersama wakil rakyat adalah orang yang dipercayakan oleh rakyat dalam membela kepentingan bersama. Rasanya ini adalah momen berharga untuk melihat seberapa mampu mereka dalam mengemban amanah yang kita titipkan. Apakah kemudian mereka akan bekerja sesuai dengan apa yang rakyat amanahkan atau ini adalah bagian dari proyek untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Kita semua sudah mendengarkan isi dari visi-misi kedua kandidat. Sedikit banyaknya kita sudah mengetahui mana yang lebih berkapasitas dalam membantu menakhodai kabupaten besar ini. Kendatipun demikian, lagi-lagi kita mencoba mempercayakan wakil rakyat untuk menyampaikan pilihan itu.

Kita bukan hanya sedang memilih wakil bupati, tapi kita sedang menyaksikan elektabilitas mereka dalam mewakili suara rakyat.

Akankah pundi-pundi rupiah menjadi peran utama bagi penentu keputusan atau mereka benar-benar mampu dan layak dalam menjaga amanah rakyat?

Saat ini kemamuan wakil rakyat dalam mengelola nafsu duniawi mereka, menjadi penentu baik buruknya Bener Meriah sampai tahun 2022 mendatang. Selain itu ini juga menjadi penentu bagi seluruh rakyat agar kedepannya lebih bijak dalam mengutus seseorang, dalam membela kepentingan kita bersama.

Seberapa dramatisnya meja parlemen di ruang sidang. Ayo kita saksikan pada 14 Januari 2021 mendatang di Gedung DPRK Bener Meriah. [ZR]

*Penulis adalah anggota KAMMI Aceh Tengah

Comments

comments