REDELONG-LintasGAYO.co : Seorang warga Kampung Babussalam, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah yang meninggal dunia di RSUD Muyang Kute, Rabu dini hari tadi 29 Juli 2020, dimakamkan mengikuti standar pemulasaran jenazah Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Bener Meriah, Riswandika Putra, saat dihubungi LintasGAYO.co mengatakan, jenazah seorang wanita yang dimakamkan dengan pemulasaran jenazah Covid-19 itu sudah dilakukan pos moisten SWAB atau nama lain dari test SWAB bagi orang yang telah meninggal dunia.
“Pos moisten SWAB sudah dilakukan hari ini, kita akan ketahui hasilnya dalam beberapa hari ini,” kata Riswandika.
Ditanya, kenapa jenazah itu dimakamkan sesuai prosedur Covid-19, Riswandika mengatakan ada gejala yang menunjukkan bahwa warga yang meninggal dunia itu terindikasi Covid-19.
“Meski kita tahu, bahwa warga tersebut memiliki penyakit bawaan kanker. Namun, pemulasaran jenazah mengikuti prosedur Covid-19, sebagai antisipasi sebelum hasil pos moisten SWAB keluar,” demikian Riswandika.
Sebagaimana diketahui, hari ini ada penambahan 11 kasus konfirmasi positif Corona di Bener Meriah, menyusul enam orang pada sehari sebelimnya dan dua orang beberapa hari lalu.
Saat ini, ada 19 pasien positif di Bener Meriah yang masih dilakukan isolasi, 13 diantaranya tenaga kesehatan (12 tenaga kesehatan Muyang Kute dan satu orang tenaga kesehatan di Puskesmas Bukit) serta enam orang lainnya merupakan masyarakat.
Hingga saat ini, ada total 21 kasus positif Covid-19 di Bener Meriah, dua diantaranya telah dinyatakan sembuh beberapa bulan lalu.
[Darmawan]





