TAKENGON-LintasGAYO.co : Indikator keberhasilan jajaran Panwaslih Aceh adalah jika tidak ada pelanggaran di Pilkada, bukan banyaknya temuan pelangaran.
Demikian ditegaskan Ir. Tarmizi, MH, Devisi Hukum Panwaslih Aceh dihadapan peserta dan undangan Sosialisasi Tatap Muka bersama Stakeholder di Takengon, Kamis 2 Februari 2017.
“Bagi kami Panwaslih Aceh, dikatakan pengawasan Pemilu berhasil bukanlah banyaknya temuan pelanggaran, akan tetapi tidak adanya pelangaran,” ujar Tarmizi.
Justru karena itu, pihaknya berharap peran masyarakat dalam menyukseskan Pemilukada 2017.
Sementara untuk kesiapan polisi dijelaskan Kabag Ops Polres Aceh Tengah Kompol Benny S.Ik mewakili Kapolres dikatakan dalam melancarkan jalannya Pemilukada di Aceh Tengah dikemas dalam Operasi Manta Praja.
“Anggota kepolisian akan ditambah di setiap kecamatan dan menerjunkan personilnya ke setiap TPS di seluruh Aceh Tengah,” ungkap Benny.
Sementara untuk Jaksa, diinformasikan Kajari Aceh Tengah Nazamuddin SH telah disiapkan 6 orang di Kejaksaan Aceh Tengah yang semuanya ditunjuk menjadi Jaksa Pemilu pada pemilihan Gubernur/wakil Gubernur Aceh dan Bupati/wakil Bupati Aceh Tengah.
Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber Ketua KIP Aceh Tengah Marwansyah, S.Pd.I. Sebagai moderator, tampil ketua Panwaslih Aceh Tengah Hj. Hamidah SH. MH didampingi anggotanya Maryeni, S.Hut.
Peserta sosialisasi yang hadir selain pihak penyelengara Pemilukada, Panwascam dan PPK se-kabupaten Aceh Tengah.
Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Harun Manzola dan sejumlah pejabat lainnya. (S.LG | Kh)







