
Sabang – LintasGayo.co: Tari guel asal Gayo menyambut kedatangan Kapal wisata mewah (cruise) MS. Artania berbendera Bermuda, Kamis (7/4). Kapal Pesiar ini singgah selama 8 jam di Pelabuhan CT 3 Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) yang terletak di Gampong Kuta Timur, Sukakarya, Kota Sabang.
Kapal yang dinahkodai oleh Capt, Hasen Morten Arne itu, tiba di Sabang sekira Pukul 10.00 WIB, setelah menempuh pelayaran dari Langkawi, Malaysia. Begitu sandar di Sabang, Capten Kapal bersamaturis mancanegra dari berbagai negara langsung disambut tarian khas Gayo, Guel.
Para awak kapal terlihat sangat menikmati suguhan dari dataran tinggi Gayo tersebut. Mereka juga terlihat ikut menari dengan para penarik bahkan ada diantara awak kapal itu yang di-ules dengan opoh ulen-ulen.
“Ini satu kebanggan bagi kita, karena tarian tradisonal asal Gayo, menjadi ikon bagi dunia pariwisata Aceh secara khusus dan nasional bahkan internasional secara umum,” ujar Iranda Novandi, warga Aceh Tengah yang ada di Banda Aceh kepada LintasGayo.co.
Kapal berbendera Bermuda yang mengangkut sebanyak 792 penumpang dan 517 Anak Buah Kapal, disambut oleh Wakil Kepala BPKS, Irwan Faisal bersama unsur lainya seperti Kapolres Sabang AKBP Nurmeininggsih, Dinas Pariwisata Propinsi, dan Dinas Pariwisata Kota Sabang.
Penyambutan tersebut, ditandai dengan penampilan tari adat Gayo yakni Guel dan pengalungan bunga kepada Nahkoda Kapal CAPT, Hasen Morten Arne dilakukan oleh Wakil Kepala BPKS Irwan Faisal sekaligus menyerahkan cindera mata kepada pihak kapal.
Wakil Kepala BPKS, Irwan Faisal mengatakan, BPKS serius mengembangankan pariwisata Sabang, salah satunya dengan membuat master plan Pariwisata yang melibatkan Institut Teknologi Bandung.
“Kita sudah MoU dengan ITB, mudah-mudahan dengan adanya master plant pariwisata Sabang, pengembangan pariwisata Sabang akan lebih terarah dengan begitu Sabang akan siap menjadi Destinasi wisata dunia,” katanya.
Selain itu, untuk memajuka pariwisata khususnya wisata cruise, BPKS dalam tahun ini akan melakukan kerjasama dengan operator-operator cruise dunia yang berada di Malaysia, Singapura dan negara lainya.
“Tahun ini kita akan melakukan pendekatan-pendekatan kepada operator untuk melakukan promosi wisata cruise dunia,” kata Irwan Faisal.
Irwan Faisal menjelaskan kapal Artania tersebut memiliki panjang 230.62 meter dengan bobot 44.456 GT (Gross Tonage).
“Ini merupakan kali kedua kapal ini singga ke Kota Sabang. Sebelumnya MS Artania singgah ke Kota Sabang pada tahun 2014 silam,” katanya sembari menyebutkan MS Artania akan melanjutkan pelayaran daerah tujuan berikutnya yakni Colombo,” ujarnya.
Menurutnya, dengan kunjungan Artania ke Kota Sabang, tercatat bahwa kunjungan wisatawan cruise ini hampir menembus angka 4000 orang. Dimana, hingga kemarin tercatat kunjungan wisatawan asing yang datang melalui cruise telah mencapai 3902 orang.
Melihat angka tersebut, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Sabang (BPKS), optimis bahwa Sabang bakal menjadi “magnet” kapal-kapal cruise dunia.
Sikap optimis yang ditunjvkkan Wakil Kepala BPKS Irwan Faisal cukup beralasan, dimana volume kunjungan cruise ke Sabang, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan secara signifikan. Misalnya saja, sepanjang Januari 2016, setidaknya ada 6 cruise yang singgah ke Sabang.
“Di Januari ada Silver Shadow, Seven Seas Voyager (dua kali), dan Hamburg (dua Kali). Hari ini, MS Artania mengunjungi Sabang. Hingga April sebenarnya 6, tetapi satu kapal pada bulan Februari yakni Silver Shadow batal masuk karena buruknya cuaca perairan,” jelas Irwan Faisal.
Dengan melihat rentetan kunjungan cruise ke kota sabang ini, dirinya berharap kota Sabang dapat menjadi primadona bagi cruise dunia.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Pelabuhan BPKS, Zulkarnain Abdullah menyebutkan bahwa pihak Dinas Pariwisata juga melaksanakan Pasar Wisata di Areal Terminal CT3 yang menjadi wilayah kerjanya.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pariwisata Provinsi menyuguhkan beberapa kesenian dan juga bazar yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang berasal dari MS Artania.
“Kita harapkan ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi tamu-tamu cruise yang menjungi Sabang,” tambah pria yang biasa disapa Wak Nen.(Ril-Humas BPKS Sabang | aZa)







