
Takengon-LintasGayo.co : Eksistensi Bandara Udara (Bandara) Rembele yang berlokasi di Redelong Kabupaten Bener Meriah kedepannya akan sangat mempengaruhi perdagangan kopi Gayo seiring dengan semakin teredukasinya hulu dan hilir kopi. Demikian dinyatakan ketua Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Syafruddin di Takengon, Sabtu 31 Januari 2016.
“Bandara Rembele akan lebih membuka peluang hulu dan hilir saling bertemu, ini sangat berpengaruh positif terhadap perdagangan kopi karena juga akan mempercepat pengiriman kopi keluar dari Gayo,” ungkap Syafruddin.
Sarannya, pengembangan wisata kopi harus menjadi salahsatu prioritas perhatian pihak terkait karena daya dukung Rembele sudah memungkinkan dengan masuknya pesawat yang lebih besar.
“Kehadiran tim SCAI ke Gayo beberapa hari ini salahsatu tujuannya adalah berwisata kopi dengan mengunjungi sejumlah kebun di Bener Meriah dan Aceh Tengah serta sejumlah pebisnis sekaligus untuk edukasi kopi, antara hilir dan hulu,” tandas Syafrudin. (Kh)