
Diana Syahputri
GAYA ala Japanese yang dipadukan dengan tema modern, Irassami Cafe yang beralamat di Jln. Mersa no 42, Takengon resmi melakukan grand opening pada tanggal 21 Januari 2016.
Arti dari Irassami sendiri, dijelas pengelola Deny Ferdian (35) dalam bahasa Gayo adalah ‘dicoba rasakan’. Dengan dibantu oleh karyawan sebanyak empat orang, café ini telah berdiri sejak satu tahun yang lalu, namun masih dalam skala kecil dan belum pernah melakukan launching.
Pengusungan tema dengan kombinasi antara Jepang dan modern ini bertujuan agar pengunjung tidak bosan dengan gaya mini café yang kebanyakan bergaya klasik dan dapat ditemui dengan mudah di pusat kota dingin ini.
“Temanya kita sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kota kita pada saat ini, agar pengunjung tidak mudah bosan dan jenuh dengan suasana café pada umumnya,” ujar Deny, saat ditemui LintasGayo.co di cafenya.
Beragam menu juga tersaji dalam café ini, menu andalannya adalah Dimsum dan Pancake. Selain kedua menu tersebut, terdapat juga aneka ragam makanan yang dapat dinikmati dengan harga relatif murah dan terjangkau.
“Nanti insyaallah aka nada menu kopi-kopian juga, tapi sekarang kita fokus ke makanannya dulu” katanya.
Ketika ditanya terinspirasi dari hal apa untuk membuka usaha mini cafe, beliau menuturkan bahwa inspirasi untuk membuka usaha ia dapatkan dari berbagai pihak, termasuk dari teman-temanya dulu.
“Saya terinspirasi dari kawan-kawan di luar yang banyak membuka usaha, dan sepertinya peluang buka cafe juga masih sangat menjanjikan. Yaudah kita coba awalnya kecil2an dulu, alhamdulillh respon msyarakat bagus. Pelan-pelan dari situ kita berbenah, karena usaha ini kan sudah dimulai dari satu tahun yang lalu, dan baru diresmikan hari ini,” tuturnya.
Melalui grand opening usahanya ini, Deny berharap agar calon-calon pengusaha muda tidak takut untuk mulai membuka peluang usaha seperti dirinya saat ini.
“Saya rasa tidak ada masalah untuk membuka usaha juga selama kita punya konsep sendiri dan berani mengusung konsep tersebut bagi yang ingin membuka usaha, peluang ini masih prospektif karena belakangan seperti yang kita ketahui semakin banyak orang yg buka usaha café di Takengon, itu sebenarnya semakin bagus, selama kita bisa menjaga kualitas dari café itu sendiri, jadi gak perlu takut kalau memang ingin buka usaha café, kita bersaing secara sehat dengan cara buatlah konsep sendiri yang menurut kita bagus dan bisa kita kembangkan,” ungkap Deny.
Jadi bagaimana? Anda tertarik untuk mengunjungi dan mencicipi menu-menu di Irassami Cafe? []





