Takengon-LintasGayo.co : Militansi komunitas mobil Datsun keluaran tahun lama di Takengon Aceh Tengah, Gayo Datsun Community (GDC) terhadap kelestarian Danau Lut Tawar (DLT) patut diacungi jempol.
Minggu, 2 Agustus 2015 GDC turut serta dalam aksi gerakan peduli ekosistem DLT dengan memungut sampah di seputaran Pante Menye, Bintang.
Ketua Gayo Datsun Community, Zulfian, mengatakan, kampanye peduli lingkungan harus terus dilakukan, mengingat DLT sebagai ikon dataran tinggi Gayo, berpenghuni ikan Depik (Rasbora tawarensis).
“Kita senang, bisa bergabung dengan Gayo Diving Club (GDC) dan kru LintasGayo.co dalam aksi ini, kedepan aksi serupa harusnya lebih sering dilakukan, sebagai bentuk kampanye kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke danau,” kata Zulfian.
Amatan LintasGayo.co anggota Gayo Datsun Community tampak bersemangat membersihan sampah di pinggiran Pante Menye. Mereka membawa istri berserta anak-anak sebagai bentuk edukasi dari diri sendiri terlebih dahulu. Militansi komunitas mobil ini terlihat jelas, hingga petang pemungutan sampah mereka setia menemani tim dari Gayo Diving Club.
Seperti diberitakan LintasGayo.co sebelumnya, sejumlah penyelam GDC melakukan penyelaman, memungut sampah di dasar danau. Sedangkan relawan lainnya yang terdiri dari sejumlah kalangan baik Gayo Datsun Community (GDC), tenaga kesehatan dari Puskesmas Bintang, Win Ipak Duta Wisata Aceh Tengah, petugas kebersihan dari Badan LH Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Aceh Tengah, anak-anak dan masyarakat lainnya turut serta dalam aksi gerakan penyelamatan ekosistem Danau Lut Tawar ini.
Tampak hadir juga Asisten 2 Setdakab Aceh Tengah, Muhammad Syukri dan Kepala Bidang Penataan Lingkungan, pada Badan LH Kebersihan dan Pertamanan Aceh Tengah, Ir. Zulfan Diara Gayo.
Kegiatan ini, diprakarsai oleh GDC bekerjasama dengan LintasGayo.co, dengan bantuan donasi sejumlah pembaca dan beberapa kalangan lainnya.
(Darmawan Masri)






