Takengon-LintasGayo.co : Beberapa bulan belakangan ini, masyarakat Indonesia disuguhi berita tentang temuan arkelogi di situs Gunung Padang, Jawa barat. Penelitian yang dilakukan arkeolog dari Universitas Indonesia itu pun hangat dibicarakan, hingga ada kabar bahwa disana ada peninggalan prasejarah sejak jaman Megalitikum.
Walau hangat diperbincangkan, namun seorang arkeolog dari Balai Arkeologi Medan, Ketut Wiradnyana, mengatakan tak ada temuan istimewa di situs Gunung Padang.
“Tak ada temuan istimewa disana, menurut saya biasa-biasa saja,” kata Ketut, kepada LintasGayo.co, Kamis Juni 2015 di Takengon.
Ketua Tim peneliti dari Balar Medan yang tengah melanjutkan penelitian di situs arkeologi manusia prasejarah Gayo di Loyang Mendale dan Ujung Karang ini menambahkan, kehebohan situs Gunung Padang karena di back up media.
“Saya sudah cek kesana, betul-betul tak ada penemuan yang istimewa. Situs itu heboh karena diangkat media. Batuan seperti di Gunung Padang, juga banyak di temukan di Aceh dan Sumatera Utara,” ujar ketut.
Bila dibandingkan dengan temuan di Gayo, kata Ketut lagi, temuan di Gunung Padang tidak ada apa-apanya. “Lebih istimewa temuan di Gayo, akan ada teori-terori sebaran manusia prasejarah yang baru muncul dari Gayo jika penelitian yang dilakukan disini lebih baik dan detail. Situs Gunung Padang, heboh karena media,” tukas Ketut Wiradnyana.
(Darmawan Masri)