Yuk Peduli, bantu dana berobat Beru Simahtuah

oleh

unduhan (2)Banda Aceh-LintasGayo.co : Salah seorang anak perempuan asal Takengon, Aceh Tengah, Beru Simahtuah (4), anak pasangan Rawira dan Hikmah Yani, sejak lahir telah menderita penyakit Meningoen Sefalokel (Radang Selaput Otak) dan Meninghitis (Penumpukan cairan di otak) kini butuh perhatian serius.

Sejak tahun 2010 lalu, kedua orang tuanya berinisitif pindah ke Kota Banda Aceh, guna mengobati penyakit anak bungsu dari empat bersaudara itu.

“Awalnya pengobatan dilakukan di RSU Datu Beru Takengon, namun merujuk ke Zainal Abidin, alat pengobatan tidak tersedia disana. Maka kami berinisiatif untuk pindah ke Banda Aceh,” ujar ayah dari Beru Simahtuah, Rawira, kepada LintasGayo.co, Kamis 23 April 2015 melalui sambungan telpon.

Rawira yang hanya bekerja sebagai tukang bangunan ini, terpaksa banting tulang di Banda Aceh untuk membiayai pengobatan anak nya itu. Dan hingga saat ini, dia hanua berharap uluran tangan dari para dermawan untuk pengobatan sang buah hati.

“Bantuan yang sudah diberikan ada dari Walikota Banda Aceh, kami sangat berterimakasih, namun bantuan itu belum cukup,” ujarnya.

Dikatakan, dari informasi dari dokter di RSU Zainal Abidin, dibutuhkan biaya sebesar 200 juta Rupiah untuk pengobatan anak berusia empat tahun ini. Saat ini, kedua orang tuanya tidak merawat Beru di rumah sakit, melainkan hanya mengontrol nya ke dokter spesialis.

“Jika dirawat kami tidak memiliki biaya, sekali berobat butuh biaya jutaan rupiah,” ungkapnya.

Bagi pembaca setia LintasGayo.co, yang mau mengulurkan tangannya untuk meringankan beban Beru Simahtuah penderita penyakit kronis berbahaya ini, dapat langsung menghubungi orangtuanya di nomor 082304400543 (Rawira).

(Darmawan Masri)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.