Banda Aceh-LintasGayo.co: Koordinator Pemuda Kawasan Subulussalam dan Aceh Singkil Ardhyanto Ujung sepakat apabila Yayasan leuser International dan lembaga-lembaga yang bekerja untuk kawasan Leuser di Audit. Dan untuk itu, pemerintah Acehlah yang pertama berinisiatif melakukan audit.
“Kita sepakat YLI di Audit,” kata Ardianto melalui seluler langsung dari Subulussalam, Selasa 6 januari2014.
Menurut Ardhyanto yang juga mantan aktivis mahasiswa Poros Leuser yang pernah berselisih dengan Yayasan leuser International di Banda Aceh, mengaudit YLI sangat penting lantaran selama ini mereka bekerja mengatasnamakan masyarakat Aceh.
“Mengaudit YLI memang sudah ditunggu sejak lama oleh masyarakat,” ujar Ardhyanto.
Menurutnya, walau sebenarnya untuk mengaudit YLI sudah cukup terlambut, namun harus tetap dilakukan karena kegiatan mereka sangat tertutup dan tidak diketahui masyarakat Leuser. Apalagi posisi YLI untuk kawasan leuser lebih kuat dibanding peramanan pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten kota.
“Banyak selaki masalah YLI yang tidak selesai,semisal soal tapal batas, sosialisasi program, bahkan kegiatan YLI sendiri belum jelas, termasuk dana-dana nya” jelas Ardhyanto. (tarina)
.





