Banda Aceh-LintasGayo.co: Acara Bincang Kebudayaan Travelog Aceh ke Istanbul dengan tema “Bercermin pada Sejarah Menapaki Hari ini Menuju Masa Depan” sekaligus sebagai renungan 10 tahun Tsunami akan dilaksanakan pada Kamis (25 Desember 2014) pukul 19.30 WIB di Hall Aceh Community Center (ACC) Sultan II Selim, Banda Aceh.
Acara yang digagas oleh Pusat Kebudayaan Aceh & Turki (PuKat) tersebut berisi sebuah perjalanan seorang mahasiswa Ariful Azmi Usman (21) mewakili Indonesia berkunjung ke Turki pada agustus 2014 lalu dalam program Harman Internship bekerja sama dengan YTB (T.C. basbakanlik) Yurtdisi Turkler ve akraba Topluluklar Baskanligi.
Bincang kebudayaan yang akan disampaikan langsung oleh Ariful Azmi Usman ternyata mendapat respon positif dari sejumlah Dosen di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Dosen Pendidikan Sejarah, Nurasiah misalnya, dirinya menilai kegiatan tersebut sangat bagus apa yang dilakukan oleh seorang mahasiswa seperti ini.
“Acara ini sangat bagus karena ini menyangkut hubungan Aceh dengan Turki dahulu, banyak simbol-simbol seperti bendera Aceh sangat berhubungan dengan Negara Turki, mengulang dan mencari jejak masa lalu dan bagus untuk dilakukan oleh seorang mahasiswa,” ungkapnya.
Nurasiah yang juga Sekretaris prodi Pendidikan Sejarah ini mengharapkan, agar mahasiswa tetap mencari dan menjaga budaya Aceh. ”Harapannya kedepan jangan hanya ke Turki saja, tetapi juga melakukan kunjungan ke Negara-negara lain yang ada hubungan dengan sejarah Aceh sehingga kita menemukan bukti-bukti baru tentang sejarah Aceh dahulu dari Negara lain, dan tidak melupakannya karena itulah identitas kita,” harapnya.
Sementara itu, dosen Fisip Unsyiah Sukma Hayati juga mengapresiasi acara kebudayaan ini, ”Selama Ariful di Istanbul pasti dia mendapat pengalaman-pengalaman tentang sejarah Aceh-Turki yang bisa menginspirasi mahasiswa lain sehingga termotivasi untuk mempelajari sejarah dan hubungan Aceh dengan Turki.” jelasnnya.
Selain diisi Ariful, acara ini juga menghadirkan Baiquni hasbi lulusan Ankara University (Turki), musisi Aceh Joel Pasee serta hidangan makanan khas Aceh Enkhui. (ril)







