Redelong-LintasGayo.co : Pemerintah Aceh diwakili Wagub Aceh H. Muzakir Manaf, didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh Bukhari, AK, S,MM, melaunching dan meresmikan Pusat Pelayanan Kesejahteraaan Sosial (Puspelkessos) Kabupaten Bener Meriah sekaligus melantik Pengurus Puspelkessos Kecamatan Permata, yang berlangsung dihalaman kantor Camat setempat, Kamis (19/11/2014).
Selain rombongan Wabub Aceh turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah, Sejumlah Anggota DPRK Bener Meriah, Kajari Redelong, Kapolres Bener Meriah, Ketua MPU, para pimpinan dayah, para kepala SKPK. Badan dan kantor, perwakilan unsur forkopimda, para camat, imem mukim,geucik se-Kecamatan Permata, staf Dinsos Bener Meriah, Tagana, TKSK dan toga serta tomas Kecamatan Permata.
Wagub Aceh H. Muzakir Manaf dalam arahan dan sambutannya mengatakan salah satu upaya Pemerintah Aceh dalam rangka memperkecil terjadinya gejolak sosial di wilayah ini, melalui dunas sosial Aceh terus berupaya mencari terobosan jitu guna mengurangi kesenjangan sosial dimasyarakat. Salah satu upaya tersebut yakni membentuk unit pelayanan kesejahteraan sosial sehingga kedepan mampu menyalurkan berbagai bentuk batuan tepat kepada sasaran.
“Melalui Puspelkessos yang dibentuk diseluruh kecamatan-kecamatan diwilayah Aceh diharapkan terciptanya sinergisitas dalam mengelola serta mencari solusi yang tepat sehingga persoalan sosial dimasyarakat dapat diatasi seefektif mungkin,” ucap Muzakir.
Sementara Kadis Sosial Aceh Buchari, AK, S,MM dalam laoprannya menyebutkan dalam kurun waktu tahun 2014, pihaknya telah melauching unit Puspelkessos di 11 Kabupaten/kota termasuk Kabupaten Bener Meriah.
Dinas sosial Aceh melihat kondisi masyarakat dimana masih banyaknya persoalan sosial masyarakat yang belum tertangani dengan baik terus mencari solusi sehingga unit layanan ini dibentuk disetiap Kecamatan diseluruh Aceh.
Sekarang ada 26 masalah sosial yang belum tertangani dengan baik, padahal pemerintah mengucurkan anggaran setiap tahunnya untuk sektor kesejahteraan sosial ini, melalui berbagai program sosial, selain itu telah adanya petugas TKSK, PSM dan lainnya dilatih sehingga perlu diperdayakan agar dapat bermanfaat bagi masyarakat Aceh. Dan yang terpenting bawa pemerintah Aceh utamanya pada kepemimpinan Zikir telah menargetkan untuk menurunkan persentase angka kemiskinan dari 17 persen hingga kelevel 10 persen ditahun mendatang.
“Karenanya, wadah Puspelkessos dapat dijadikan ujung tombak, dalam peluncuran ini sehingga tepat guna dan sasaran,” pungkas Buchari, AK.
(Raman)





