Jakarta-LintasGayo.co: ANGGOTA Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) asal Aceh Rafly meminta kepada pemerintah Aceh, Kabupaten kota, dan dinas terkait agar fokus menjalankan tugasnya, agar kejadian seperti “beras busuk” yang diberikan kepada pengungsi banjir tidak terulang.
“Banyak pihak terkait di Aceh sejak dulu kurang fokus pada pekerjaannya,” kata Rafly Kande ketika dikonfirmasi terkait musibah banjir dan longsor yang melanda wilayah barat selatan Aceh, Jum’at 7 November 2014.
Rafly berharap semua pihak baik pemerintah Aceh, kabupaten Kota, dan instansi terkait bisa lebih fokus dan bersinergi, supaya pelaksanaan pembagunan lebih mudah. Rafly mencontohkan soal kebutuhan dermaga di Barat Selatan misalnya, 8 kabupaten daerah itu harus bersepakat menentukan lokasi sebuah dermaga besar.
“Bukan dengan cara bawa proposal masing-masing, menjelaskan kebutuhan lantas dapat bantuan. Kerja Begitu lebih banyak ruginya,” ujar Rafly.
Rafly juga mengingatkan apabila menteri Susi yang memang membawahi bidang Rafly di DPD soal kelautan merupakan sosok yang fokus pada bidangnya, sehingga konsep kelautan di Aceh juga harus fokus serta didukung semua pihak terkait. (tarina)





