Pergeseran Sosial, Pemuda Menatap Masa Depan Bangsa

oleh

Oleh : Feri Yanto

(Refleksi hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2014)

Feri Yanto (Custom)Seiring perubahan jaman, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi maka perubahan sosial akan terus berjalan mengikuti perkembangan pola peradaban manusia dari masa ke masa, karena perubahan sosial masyarakat sangat erat berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, maka perubahan sosial adalah sesuatu yang dinamis yang tidak bisa di hentikan. Pada prinsipnya perubahan sosial adalah sesuatu yang baik untuk menuju kualitas kehidupan sosial yang lebih baik, namun tidak jarang perubahan sosial itu mengarah kepada hal-hal yang bersifat negatif.

Saat ini dengan kemajuan tekhnologi yang begitu pesat dalam era globalisasi, pergeseran nilai-nilai sosial begitu cepat, terlebih kemajuan tekhnologi yang terkadang tidak mampu di gunakan oleh masyarakat umum dan khususnya pemuda dan mahasiswa ini di akibatkan kemajuan tekhnologi tidak berimbang dengan ilmu pengetahuan yang merupakan benteng dari segala bentuk perubahan yang bersifat negatif sebagaimana perubahan sosial yang di harapkan (intented change), bukan sebaliknya perubahan sosial yang tidak di hendaki (unintented change).

Pergeseran nilai-nilai sosial yang tidak diharapkan telah menyerang pemuda dan mahasiswa yang merupakan generasi penerus suatu bangsa atau suatu daerah, begitu banyak penyimpangan-penyimpangan nilai sosial yang terjadi dalam tubuh genenerasi muda baik secara Nasional maupun Aceh ini khususnya daerah dataran tinggi Gayo, untuk daerah Provinsi Aceh saja pada tahun 2014 ini ada 682 perkara kasus Narkotika dan 172 kasus asusila yang di tangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, hal ini disampaikan Kepala Kajati Aceh yang dirilis oleh Medan Bisnis edisi 6 Oktober lalu.

Data yang di sampaikan Kajati di atas merupakan masalah sosial yang harus di perhatiakan oleh semua pihak, terlebih dalam masalah penyimpangan moralitas ini yang paling banyak di lakukan oleh mahasiswa dan pemuda yang merupakan harapan suatu bangsa, bagaimana nasip bangsa dan daerah ini kedepan jika generasi muda, mahasiswa dan pemuda yang merupakan sebagai pembawa perubahan (agent of change), dan objek sekaligus subjek dalam gerakan perubahan sosial itu sendiri.

Sudah sangat jelas menatap masa depan daerah ini melihat refleksi dari pemuda dan mahasiswa yang merupakan pemikir-pemikir masa depan, orang-orang yang progresif dan revolusioner, untuk itu mari di hari dimana bangkitnya pemuda indonesia, dimana pergarakan pemuda indonesia menjadi kunci kemerdekaan indonesia, pada tanggal 28 Oktober 2014 ini para pemuda indonesia harus kembali sadarkan diri bahwa masa depan bangsa ini berada pada tangan pemuda dan mahasiswa Indonesia khususnya pemuda dan masyarakat Gayo.

Dalam hal ini juga peran lembaga-lembaga kepemudaan dan kemahasiswaan sangat berperan dalam membangun generasi muda yang cerdas, generasi muda yang progresif dan revolusioner, maka sangat disayangkan jika Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Tengah tidak memiliki peran sedikitpun dalam berbagai permasalahan pemuda di daerah ini, KNPI merupakan induk dari lembaga-lembaga kepemudaan yang ada, oleh karenanya maka KNPI Aceh Tengah harus segera di revitalisasi untuk mewujudkan pemuda Gayo yang berperan aktif dalam perubahan sosial.

*Kader HMI Cabang Takengon

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.