Saat ngopi bareng, ini permintaan anggota DPRK Aceh Tengah kepada Gubernur Aceh

oleh

PicsArt_1410363852049Takengon-LintasGayo.co : Anggota DPRK Aceh Tengah Ihkwanusufa yang menjadi juru bicara pada ngopi bareng gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah di HR Coffee, Rabu (10/9/2014) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Ikhwanusufa menyampaikan permintaan kepada Gubernur untuk mempertimbangkan pemberian sarana dan prasarana Universitas Gajah Putih (UGP) Takengon berupa tanah hibah yang dikelola Provinsi di Belang Bebangka-Pegasing.

 “Untuk mempercepat penegerian Kampus UGP, maka kami mohon kepada Gubernur memberikan tanah hibah yang lebih luas untuk sarana dan prasarana kampus UGP,” kata Ikhwanusufa.

Dilanjutkan, permintaan lain yang disampaikan kepada Gubernur adalah mendukung pemekaran Kabupaten Aceh Tengah menjadi Kota Madya Takengon.

“Diwilayah tengah belum ada daerah yang berstatus Kota Madya, sedangkan didaerah lain minsalnya Barat-Selatan, Utara, dan Tenggara Aceh sudah ada,” ungkapnya.

Persolan lain yang masih butuh perhatian pemerintah Aceh ke wilayah tengah, tambah Ihwanusufa adalah persolan fasilitas infrastuktur jalan, sehingga memudahkan akses dari Aceh Tengah ke pesisir Aceh.

Selain itu, juga disampaikan pada tahun anggaran mendatang Pemerintah Aceh juga mengalokasikan dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk pelatihan bagi Imem menasah dan masjid di Aceh Tengah.

“Kami berharap agar Pemerintah Aceh mengalokasikan dana untuk pelatihan imem menasah dan mesjid di Kabupaten Aceh Tengah yang berasal dari dana Otsus, sehingga kemampuan imem di Aceh Tengah meningkat dan hagal minimal 2 juz Al-Qur’an,” demikian yang disampaikan Ikhwanusufa sebagai juru bicara pada acara ngopi bareng tersebut. [] Wein Mutuah

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.