
Blangkejeren – LintasGayo.co : Kebakaran hutan Genting yang terjadi sejak dua hari yang lalu selain merugikan lingkungan alam diwilayah objek wisata Genting, juga merugikan sejumlah warga Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues yang banyak menanam tanaman sere (Serai: Gayo Red) di lokasi kebakaran.
Firdaus, salah satu warga Desa Badak kepada LintasGayo.co, Selasa (11/03/2014) pagi mengungkapkan, sejak kemarin malam sejumlah warga pemilik tanaman sere di wilayah Bur Badak memilih berjaga di kebunnya, karena cemas akibat kondisi kebakaran yang hingga saat ini belum juga reda,”Warga setempat cemas, sebab di Gayo Lues sedang musim kemarau. Warga tidak mau ambil resiko,” terang Firdaus.
Firdaus mengatakan, mereka belum bisa memastikan apakah nanti malam mereka tetap melanjutkan jaga malam dikebunnya, karena hingga saat ini belum nampak penanganan khusus dari pihak terkait.
Hingga saat ini belum diketahui pasti berapa hektare hutan yang sudah terbakar dan kerugian yang dialami warga pasca kebakaran tanaman serenya. (Supri Ariu)







