
Redelong-LintasGayo.co : Warga pemukiman Kanis yang berlokasi sekira 15 kilometer dari Ponok Baru Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah mengeluhkan tidak adanya jaringan listrik di kawasan tersebut. Jika ada, warga yang sebelum konplik Aceh berdomisili di kawasan tersebut pasti kembali.
“Dulu kampung ini sudah ramai penduduknya, bahkan sudah ada rumah sekolah disini, namun karena Aceh konplik, warga eksodus ke tenpat yang aman dan belum kembali kesini, salahsatunya karena tidak ada listrik,” ujar As yang akrab disapa Mak Cenol dikediamannya di dekat jembatan Kanis, Minggu lalu, 9 maret 2014.
Senada dengan Mak Cenol, juga diutarakan Muhammad Jenen Aman Syamsul. “Dalam urusan listrik, saat siang kami pakai tenaga matahari untuk penerangan, malam pakai tenaga surya,” ujar Aman Syamsul sambil tertawa.

Selain listrik agar dimasukkan ke desa mereka, juga akses jalan juga diminta segera di aspal. ‘Sejak kami kemari tahun 1970-an, jalan ini belum pernah diaspal, padahal jalan ini adalah akses satu-satunya menuju kemukiman Samar Kilang,” ujar Mak Cenol.
Amatan LintasGayo.co, akses jalan diaspal hanya hingga Pepedang, lokasi yang menjadi terkenal karena terjadinya pembantaian puluhan orang oleh orang tak dikenal (OTK) saat konplik Aceh berkecamuk. Sisanya sekitar 50 kilometer lagi menuju Samar Kilang masih berupa jalan tanah berbatu yang saat hujan jadi kubangan.
Beberapa rumah warga dikawasan tersebut ada peralatan penangkap sinar matahari untuk tenaga penerangan listrik saat malam tiba. (Win Aman)





