Opini Sara Sagi Terbaru

Membanding kebijakan pariwisata Banyuwangi dengan Aceh Tengah yang tanpa arah

Oleh :  Win Wan Nur* Selain kopi satu satu potensi besar Aceh Tengah yang sering disebut-sebut sebagai potensi unggulan adalah sektor Pariwisata. Pariwisata adalah sektor ekonomi penghasil devisa yang sangat menggiurkan, sebab keberhasilan pengembangan industri pariwisata di suatu wilayah selalu menimbulkan DAMPAK EKONOMI MULTI GANDA. Keberhasilan pengembangan industri pariwisata akan menciptakan dampak ekonomi langsung,  tak […]

Buku Sara Sagi Terbaru

Sejarah munculnya istilah Uken-Toa dan konsekwensinya bagi Gayo*

“Sumatran Politics and Poetics : Gayo History 1900–1989” (Bag II) Oleh : Win Wan Nur** Keputusan Belanda memilih wilayah Bukit yang terletak di bagian hulu sungai Peusangan sebagai pusat pemerintahan membawa konsekwensi besar dalam pembentukan pola sikap dan karakter urang Gayo. Keputusan ini membuat terjadinya migrasi besar-besaran ke Takengen. Migrasi terjadi  bukan hanya di kalangan […]

Buku Sara Sagi Terbaru

Friksi Uken-Toa dalam buku Bowen

 “Sumatran Politics and Poetics: Gayo History 1900-1989” (Bag I) Oleh : Win Wan Nur* Pengantar : THE Clash of Civilzations adalah sebuah teori yang dikembangkan oleh Samuel P.Huttingtonyang menyatakan bahwa identitas masyarakat budaya dan agama akan menjadi sumber utama konflik di dunia pasca Perang Dingin.The Clash of Civilzationsterjadi akibat kegagalan memandang realitas berdasarkan kacamata orang […]

Opini Sara Sagi Terbaru

Presiden Swiss dan Reje Gayo

Oleh : Win Wan Nur* Beberapa waktu yang lalu penulis berkenalan dan berbincang dengan Edouard Fellay, Presiden Municipality Fully. Sebuah wilayah setingkat kabupaten di Swiss yang berpenduduk 8000 jiwa. Kota Fully yang terletak di daerah pegunungan dan dibelah oleh sungai  Rhône , secara jumlah penduduk dan kondisi geografisnya sangat mirip dengan kota Takengen yang dibelah […]

Kopi Gayo Sara Sagi Terbaru

Coffee-Third Wave’ dan Gayo sebagai masa depan kopi dunia

Oleh : Win Wan Nur Sampai awal abad ke-16, kopi hanya diperdagangkan di Mocha, sebuah pelabuhan di Yaman. Tahun 1618, maskapai dagang Belanda VoC, mendapat izin dari kekhalifahan Turki Usmani membuka kantor dagang di kota Mocha dan Aden. Ini kemudian diikuti oleh Inggris dan Prancis. Ketika mereka menjualnya di Eropa, respon konsumen sangat bagus. Berapapun […]

Buku Sara Sagi Terbaru

Mengenal Gayo melalui buku John Bowen (2) “Hubungan antara Aceh dan Gayo”

Mengenal Gayo melalui “Sumatran Politics and Poetics : Gayo History, 1900 – 1989” (Bag 2) Oleh : Win Wan Nur* Salah satu bagian paling menarik dalam buku Bowen ini adalah ulasan tentang relasi Aceh dan Gayo yang sangat berbeda secara etnisitas Menurut Bowen, dilihat dari sisi liguistik, bahasa Gayo memiliki banyak kata yang termasuk dalam […]