Inilah Gayo Terbaru

Jatuhnya Benteng Pëparik (Bag 6) ; Strategi Perang Van Daalen

Oleh : Win Wan Nur* Di puncak bukit yang tak terlalu tinggi tidak jauh dari Berawang Tasik, lima sosok manusia berkulit putih serius berdiskusi. Kelima orang itu adalah van Daalen bersama empat perwira yang mendampinginya dalam ekspedisi ke tanah Gayo. Agak jauh dari mereka, seorang kopral Jawa, berseragam hijau khas marsose berdiri tegak dengan senjata […]

Inilah Gayo Keber Ari Gayo Terbaru

Jatuhnya Benteng Pëparik (Bag 5) ; Bidin, Sang Kejurun Petiamang

Oleh : Win Wan Nur* Di tengah pasukan Marsose berseragam hijau yang sedang mengaso. Tampak anak muda usia dua puluhan yang tidak pakai seragam. Wajahnya cukup tampan dan dari garis wajahnya tampak garis-garis kebangsawanan. Anak muda ini bernama Bidin, secara de jure, saat ini dialah penguasa tertinggi di wilayah kejurun Pëtiamang, di mana Paser dan […]

Inilah Gayo Keber Ari Gayo Sosial Budaya

Ketika Pemerintah Sudah Melenceng, Budayawan ; Nantin Tuahmu

Takengon-LintasGayo.co : Untuk cerdas dan cerdas dalam budaya Gayo harus memiliki syarat dalam pengamalan secara teologis dan filosofis, inilah yang disebut dengan peradaban. Pengungkapan kata dan kalimat dengan mengunakan majas sebagai sebagai bentuk dari sebuah kejengkelan dalam masyarakat Gayo selalu menggunakan kalimat dengan pengertian terbalik. Ini sebagai cermin norma budaya yang bernilai. Pernyataan tersebut disampaikan […]

Inilah Gayo Keber Ari Gayo Lingkungan Terbaru

Eksistensi Hutan Adat & Hak Masyarakat Hutan Adat (MHA)

Oleh : Joni MN A. Pendahuluan Hidup dan berkehidupan ini selalu berada di dalam aturan dan petunjuk agar hidup tidak sengsara dan tidak menyengsarakan pihak lain/ mahluk lain, kemudidan terarah, nyaman dan damai sehingga memiliki tujuan hidup, dan kita tahu kemana arah kita akan melangkah serta kita bisa tahu untuk apa kita ini hidup. Prodak […]

Inilah Gayo Keber Ari Gayo Sara Sagi Terbaru

Dewan Adat Gayo Perjuangan

Oleh : Fauzan Azima* Di Kemukiman Wihni Dusun Jamat, Aceh Tengah terdapat pondasi bangunan yang diperkirakan akan dijadikan tempat beribadah. Sayangnya, belum ada penelitian seberapa tua bangunan tersebut. Tampaknya “proyek” tersebut dibatalkan karena rakyat di sekitarnya sudah berakhlak tinggi dan sudah bertauhid. Tidak diperlukan simbol peribadatan untuk mensucikan bathin lagi pada waktu itu. Distribusi akhlaqul […]

Inilah Gayo Sara Sagi Terbaru

Jatuhnya Benteng Pëparik (Bag 4) ; Pasukan Marsose

Oleh : Win Wan Nur* “Manisee-Manisee ‘t is terlalu Manisee Hari-hari naik gunung ‘t is terlalu Manisee manise, manise tis hari menghitung pohon Manisee-Manisee” Suara nyanyian diiringi gitar yang datang dari sekumpulan pasukan pribumi yang duduk mengaso membuat van Daalen menolehkan kepalanya. Dia perhatikan, Kopral Leiwakabessy, salah seorang anggota pasukan asal Ambon, dikelilingi oleh rekan-rekannya […]

Inilah Gayo Keber Ari Gayo Sara Sagi Terbaru

Jatuhnya Benteng Pëparik (Bagian 3) ; Kegalauan Sang Rëjë Ciq

Oleh : Win Wan Nur* Rëjë Ciq Pëparik membuka sampul surat dengan segel terbuka dan membaca kembali isinya. Sesungging senyum tampak di wajahnya. Matanya menatap langit lalu menghela nafas panjang. Kertas itu adalah surat dari van Daalen yang meminta rëjë- rëjë Gayo untuk menyerah dan tunduk pada kekuasaan Belanda. Dirinya bersama rëjë- rëjë Gayo yang […]