Difasilitasi Hendra Budian, Pengelola Resi Gudang Bener Meriah Bertemu Direksi Bank Aceh Syari’ah

oleh

BANDA ACEH-LintasGAYO.co : Pengelola Resi Gudang Kabupaten Bener Meriah, Koperasi Pratama Gayo Mandiri melakukan pertemuan dengan jajaran direksi Bank Aceh Syariah (BAS), terkait dengan pemaparan pembiayaan Resi Gudang di Kabupaten Bener Meriah.

Wakil Ketua DPRA Hendra Budian, SH. Sebagai pihak yang menfasilitasi pertemuan ini juga terlihat hadir.

“Dalam keadaan seperti ini, petani dan pelaku kopi di bernagai lini lainnya sangat mengharapkan kehadiran pemerintah. Resi gudang adalah salah satu solusi yang paling memungkin didorong oleh pemerintah saat ini,” kata Hendra Budian, Selasa 14 Mei 2020.

Hendra Budian meminta kepada Bank Aceh Syariah untuk mempercepat mengeluarkan produk Resi Gudang sebagai produk baru dari Bank Aceh.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPR Aceh Hendra Budian, SH berharap pembiayaan dalam skema sistem resi gudang agar segera dapat dijalankan di Bener Meriah dan Aceh Tengah.

“Karena ini sifatnya sangat mendesak dan permasalahan ini sering saya diskusikan bersama Plt Gubernur Aceh, saya berharap kepada pak Dirut dan seluruh jajaran Direksi dapat menyegerakan sistem Resi Gudang ini. Bank Aceh Syariah sebagai Bank Daerah harus mengambil tanggungjawab lebih sebagai bentuk hadirnya pemerintah di tengah permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat saat ini,” tegasnya.

Menyahuti permintaan tersebut, Dirut BAS Haizir Sulaiman menyanggupi dan berjanji akan bekerja lebih cepat agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

Kemudian Hendra Budian menjelaskan, Resi Gudang adalah salah satu solusi yang untuk menjaga mutu, standar dan kualitas kopi.

“Kita tahu ada banyak persyaratan untuk bisa memasukkan Kopi ke Resi Gudang, tapi kita harus percepat dulu pengoperasian Resi Gudang di Bener Meriah, ini penting sekali,” katanya.

“Kita harus mempersiapkan diri untuk musim panen selanjutnya, jangan sampai dimasa panen raya harga kopi anjlok lagi, kita kira ini solusi yang harus segera kita percepatan sembari kita carikan solusi lain,” tambahnya.

“Kehadiran saya di DPRA bisa menjadi ujung lidah masyarakat Aceh Tengah Bener Meriah untuk mencari solusi terbaik, segala upaya akan kita tempuh, kita juga berharap agar Resi Gudang di Bener Meriah dapat menjadi solusi terbaik bagi masyarakat Petani Kopi di Kabupaten Bener Meriah ditengah-tengah kondisi sulit seperti ini,” tutup Hendra Budian.

Kegiatan pertemuan dilaksanakan di kantor pusat Bank Aceh Syariah (BAS), turut hadir dari jajaran direksi BAS antara lain Haizir Sulaiman (Direktur Utama), Bob Rinaldi (Direktur Bisnis), Amal Hasan (Direktur Dana dan Jasa), Lazuardi (Direktur Operasional), Yusril Diansyah (Direktur Kepatuhan), Muslim AR (Pemimpin Divisi Pembiayaan), Numairi (Kepala UKM Centre), Hendra Purnama (Kabid. Reviewer Pembiayaan) dan Marhaban (Kabid. Legal dan Kebijakan Pembiayaan).

Sementara dari Koperasi turut hadir Azwin (Ketua Koperasi Gayo Pratama Mandiri), beserta pengurus dan staf Koperasi tersebut.
Untuk kabupaten Bener Meriah, Koperasi Gayo Pratama Mandiri telah memiliki surat keputusan dari BAPPEBTI Pusat untuk mengelola Sistem Resi Gudang di Bener Meriah.

[Dan/DM]

Comments

comments