5 Harimau Berkeliaran di Area Perkebunan Samarkilang, Ini Tanggapan BKSDA Aceh

oleh
Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatraensis)

TAKENGON-LintasGAYO.co : Menanggapi laporan adanya harimau berkeliaran di area perkebunan Samarkilang Kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh akan menurunkan Pawang Harimau.

Baca : 5 Ekor Kuring Letong Berkeliaran Disekitar Samarkilang

“Kita amati dulu kondisi lapangan seperti apa, jika diperlukan akan kita datangkan Pawang Harimau untuk menghalau harimau-harimau tersebut kembali ke tengah hutan belantara,” ungkap Kepala Resort VI BKSDA Aceh, Sabtu 22 Februari 2020.

Lain itu, sebagai langkah antisipasi lainnya, pihaknya mengimbau warga untuk menyalakan api unggun di sekitar rumah atau gubuk yang berada atau berdekatan dengan hutan.

“Jika melihat harimau bisa juga dihalau dengan mercon,” ujar Saidi.

Pun begitu, timpal Saidi, antisipasi paling utama adalah menghindar dulu dari kawasan yang dianggap berbahaya.

“Kami juga akan segera turun ke lapangan memastikan bagaimana situasi dan kondisinya,” tandas Kepala Resort VI BKSDA Aceh, Saidi.

Seperti diberitakan media ini, sepasang harimau dengan 3 ekor anaknya sepekan ini dilaporkan berkeliaran di area ladang atau perkebunan warga Samarkilang Kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah.

Penampakan sejumlah Raja Hutan ini membuat warga was-was beraktifitas di ladang dan kebun-kebun. Dikatakan M Syam, Kamis 20 Februari 2020, sebanyak 5 ekor hewan yang disebut Regom tersebut terlihat di lokasi perkebunan Kerlang yang berjarak sekitar 2 kilometer dari kantor Camat setempat.

Dikatakan, jenis harimau yang muncul itu dikenal paling ganas yang ditandai dari warnanya kuring letong (kuning hitam). “Harimau jenis ini tak mempan jampi-jampi dan pernah memangsa warga beberapa tahun silam,” timpal sosok yang dikenal sebagai pawang ular ini.

[Darmawan]

Comments

comments