Pemuda Millenial Harus Bisa Kembangkan Diri Menghadapi Bonus Demografi 2030

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Tengah, Jumadil Enka mengatakan bahwa pemuda atau generasi millenial di Gayo harus lebih kreatif dalam melihat potensi daerah yang ada pada saat ini.

Ungkapan tersebut dikatakan saat moment peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 pada Senin 28 Oktober 2019 di Takengon.

Menurut Jumadil, berdasarkan nilai penting Indexs Pembangunan Pemuda (IIP) dimana pada tahun 2030 Indonesia akan mengalami fenomena bonus demografi pada tahun 2030.

“Menghadapi itu, pemuda dan pemudi kita harus mampu meningkatkan kualitas hidupnya. Bukan hanya bekerja dengan orang lain, akan tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Oleh sebab itu katanya lagi, hari Sumpah Pemuda tahun ini, pihaknya mencoba berkalaborasi dengan pemuda yang sudah bergelut di bidang usaha kopi Gayo. “Ini salah satu contoh kreativitas dari pada pemuda dan inovasi, dengan dasar mereka mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki dari dan juga pribadinyam” kata Jumadil.

Menurut Jumadil, kalau cerita bisnis atau usaha bukan modal yang utama, tapi kemauan. “Ini yang coba kita bangkitkan khusus generasi muda Gayo. Langkah dari kita, penguatan SDM-nya kita tingkatkan,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Kepemudaan pada Disparpora Aceh Tengah, Zulfan Diara Gayo mengatakan 2030 Indonesia akan mengalami bonus demografi, dimana Dimana pada tahun itu, diperkirakan jumlah penduduk Indonesia pada usia produktif akan meningkat.

“Jadi kalau dimasa ini, lapangan usaha tidak dikembangkan maka akan berbahaya bagi kelangsungan hidup pemuda di Indonesia. Bisa-bisa akan terjadi gesekan dan lainnya,” tegas Zulfan Diara.

Lanjutnya, Di Aceh Tengah sendiri jumlah pemuda rentang usia 16-30 tahun (sesuai UU No 40 2009 tentang kepemudaan) sebanyak 55.551 orang (data tahun 2019), sedangkan penduduk Aceh Tengah pada 2018 berjumlah 212.146 jiwa, dengan demikian jumlah pemuda sebesar 26 persen dari jumlah penduduk Aceh Tengah saat ini, dan itu akan meningkat pada tahun 2030 mendatang.

Data Jumlah Pemuda di Aceh Tengah pada Tahun 2019

“Ini sangat berbahaya jika pemuda tidak mampu mengembangkan potensi dirinya,” tandas Zulfan Diara Gayo.

[Darmawan Masri]

Comments

comments