Free songs
Home / Features / Karakteristik Kemiskinan di Aceh Tengah dan Alternatif Penanggulangannya

Karakteristik Kemiskinan di Aceh Tengah dan Alternatif Penanggulangannya


Oleh: Iwan Fajri*

Rustim dan Iwan Fazri. (doc. Iwan Fazri)

Sesuai dengan jumlah penduduk Aceh Tengah sejumlah 213.732 KK, dengan jumlah kemiskinan kurang lebih sekitar 29.900 KK atau sekitar 14% dari jumlah penduduk Aceh Tengah. Dengan jumlah kemiskinan yang ada di Aceh Tengah memiliki karakteristik yang berbeda-beda di antaranya adalah :

1. Kemiskinan struktural : Karakter kemiskinan ini disebabkan karena tidak meratanya sumber daya manusia di Aceh Tengah atau di sebabkan dengan minimnya peluang kerja ataupun lapangan pekerjaan yang mengakibatkan masyarakat sulit untuk dapat meningkatkan atau mengembangkan ekonominya. Jenis kemiskinan ini biasanya banyak terdapat di Kecamatan Linge, Bintang dan Rusip Antara.

2. Kemiskinan Individu : Karakter kemiskinan ini disebabkan karena tidak adanya sumber pendapatan yang tetap sehingga untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri saja tidak mampu, dan biasanya kemiskinan ini merupakan tingkat kemiskinan yang terendah atau terparah yang di alami oleh masyarakat. Kemiskinan jenis ini biasanya diakibatkan karena faktor usia yang sudah lanjut dan tidak mampu lagi berusaha. Sedangkan harta yang ada sudah dibagi kepada-anak-anaknya. Jenis ini terdapat di seluruh Kecamatan di Aceh Tengah.

3. Kemiskinan relatif : Karakter kemiskinan ini di sebabkan karena tingginya kebutuhan hidup seperti kebutuhan pokok shari-hari, pendidikan maupun kesehatan.  Masyarakat yang tergolong kepada jenis kemiskinan ini biasanya mengalami kesulitan dalam memenihi kebutuhan tertentu yang harus di laksanakan. Kalau di tinjau dari prilaku konsumtif masyarakat Aceh Tengah, dalam memilih kebutuhan pokok masyarakat masih dalam katagori standar, dikarenakan masih bisa memanfaatkan lahan yang mereka miliki untuk mengolah atau menanan bahan yang bisa di kunsumsi untuk kebutuhan sehari hari seperti sayur-sayuran dan sejenisnya. Akan tetapi sering menjadi kendala yang sangat serius dalam hal memenuhi kebutuhan biaya pendidikan anak-anaknya.

Sebagian besar putra-putri daerah Aceh Tengah memilih untuk sekolah keluar daerah untuk kuliah. Ketidak berdayaan membiayai pendidikan anak-anaknya  menjadikan mereka menjadi miskin karena dengan rasa terpaksa uang yang ada di berikan untuk anak-anaknya demi selesainya pendidikan studinya. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan yang lain mereka mengandalkan pinjaman dari tetangga atau kerabatnya dengan jumlah seadanya.

Jenis kemiskinan ini banyak dijumpai di Kecamatan Celala, Atu Lintang, jagong jeget, Silih Nara, Ketol, Kute Panang, Bies, Pegasing.

4. Kemiskinan konsekwensial : Kemiskinan jenis ini merupakan kemiskinan yang di akibatkan oleh suatu kejadian eksternal atau kejadian yang tidak pernah  diduga. kmiskinan jenis ini biasanya akan timbul ditengah masyarakat dengan cara tiba-tiba atau tidak pernah di duga sebelumnya. Misalnya keluarga yang mengalami musibah bencana alam atau salah satu keluarga yang selama ini mencari nafkah telah meninggal dunia. Jenis kemiskinan ini merupakan kemiskinan yang bisa saja terjadi di kemudian hari dan dimana saja.

5. Kemiskinan sosial : kemiskinan jenis ini merupakan akibat ketertinggalan akses dan kesempatan kerja bagi kaum perempuan (janda) dan anak-anak yang telah ditelantarkan oleh orang tuanya. Jenis kemiskinan ini dapat di jumpai di Kecamatan Bebesen dan pegasing.

6. Kemiskinan subsistem : Kemiskinan jenis ini merupakan akibat rendahnya pembangunan di desa dan percepatan pertumbuhan di perkotaan. Seiring dengan bertumbuhnya perkotaan ini memicu masyarakat yang berada di luar daerah berdatangan ke Aceh Tengah dan bayak di antara mereka yang tidak memiliki apa-apa dan berusaha di seputaran kota. Jenis kemiskinan ini banyak di jumpai di kecamatan Bebesen, Lut Tawar, dan Kebayakan.

Di antara beberapa karakteristik kemiskinan yang ada di Aceh, hanya ada 6 karakteristik kemiskinan di Aceh Tengah. oleh karena itu dalam tahap penanggulanginya atau sebagai upaca dalam menurunkan angka kemiskinan di AcehTengah  ada beberapa rekomendasi yang penulis tawarkan dalam tahap penanggulanginya. Di antaranya adalah :

1. Untuk kemiskinan setruktural  : berikan kebebasan berusaha dengan membuka lapangan pekerjaan serta bantuan materil yang harus di awasi dan dipertanggung jawabkan.

2. Untuk kemiskinan Individu : melatih ketetampilan terhadap masyarakat yang masih mampu berusaha agar dapat bekerja mandiri dan kepad masyarakat yang telah lanjut usia dan tidak mampu lagi berkerja di berikan santunan seumur hidup.

3. Untuk kemiskinan relatif : berikan beasiswa yang objektif terhadap anak-anak keluarga yang mengalami kemiskinan jenis ini, serta jaminan kesehatan.

4. Untuk kemiskinan konsekuensial : buat suatu program santunan yang produktif atau bukan konsumtif. Serta membuat lapangan usaha baru bagi masyarakat yang telah kehilangan tempat usahanya akibat bencana alam dan sejenisnya.

5. Untuk kemiskinan sosial  : buat program santunan produktif terhadap para perempuan (janda) Di Aceh Tengah serta menjamin kehidupan dan pendidikan anak-anak yang telah ditelantarkan oleh orang tuanya.

6. Untuk kemiskinan subsistem : pemerintah daerah harus benar-benar mendata (menjaring) masyarakat yang datang dari luar daerah dengan maksud menetap Di Aceh Tengah. serta prioritaskan pembangunan di desa sehingga mereka tidak belanja atau keluar dimana mereka tinggal.

Dengan demikian, rancangan qanun, peraturan daerah yang menyangkut tentang percepatan penanggulangan kemiskinan Di Aceh Tengah perlu di rancang dengan merujuk kepada realitas kondisi yang telah tergambar di atas, agar pelaksanaan program dapat terukur dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.  Serta pengesahan anggaran tahun 2018 dapat di rencanakan secara objektif.

Tulisan ini merupakan hasil analisis penulis dan bukan untuk di perdebatkan, karena penulis bermaksud untuk memberikan masukan dan gambaran kepada pihak yang tekait dalam menanggulangi kemiskinan di Aceh Tengah. dengan harapan supaya segala pelaksanaan program dapat terukur dan objektif.

Semoga bermanfaat.

*Pemuda Aceh Tengah yang merupakan alumni Pesantren Nurul Islam Blang Rakal, Bener Meriah. Peminat sosial kemasyarakatan.

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top