Puisi oleh : Lussi SM Yusuf*
Kopi Menu
Kopi hitam kuhidangkan
Tanda pembuka hari
Tanda pengabdian
Tanda hormat
Tanda cinta
Ketika kopi yang ku hidangkan kau minum
Terbukalah inspirasi, gagasan dan semangat
Seperti terbukanya kuncup bunga melati di taman kita
Yang akhirnya menjelma menjadi berjuta bintang dan matahari
Ketika kopi habis kau minum
Melangkahlah dengan pasti menyusuri dunia yang kau cintai
Melangkah untuk mereguk yang di cita citakan
menjelmakan impian
Ketika kopi kembali ku hidangkan
Tanda kau telah kembali ke lubuk nurani
Tanda aku harus bersiap mengayunkan alu penumbuk kopi
Untuk disajikan dua kali sehari
Memulai kembali karya baru penuhi imaji [SY]
Takengon, Oktober 2016
Lussi SM Yusuf, ibu rumah tangga dan guru mengaji TPA. Tinggal di Takengon.