Kotacane-LintasGayo.co: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat republik Indonesia H. MUSLIM AYUB, S.H., M.M.mengatakan, seluruh aparatur pemerintah pada prinsipnya adalah pelayan masyarakat, dan sebagai pelayan kepercayaan harus terus dikedepankan, serta berpegang pada sumpah yang diucap saat diangkat menjadi pegawai.
“Tidak ada istilah tuan besar bagi aparatur negara, karena dia adalah pelayan publik,” kata Muslim Ayub saat menyampaikan materi dalam kegiatan MPR-RI 4 pilar kebangsaan kepada apaaratur negara yang digelar Pemkab Aceh tenggara di AUla Pertemuan Pemkab Aceh Tenggara, Senin 22 Februari 2016.
Muslim menyebutkan apabila aparatur negara di sebuah kabupaten/kota sangat menentukan maju mundurnya sebuah daerah, karena kualitas pelayanan sangat membuka peluang maju-mundurnya ekonomi, hukum, dan politik di sebuah daerah.
“Kita semua faham apabila etika aparatur pemerintah menjadi tonggak berjalannya segala bentuk kegiatan, karena di daerah seperti Aceh tenggara, persentase perutaran ekonomi sangat ditentu dengan kualitas pelayanan yang ada,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
Hadir pada acara itu para pegawai negeri sipil, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta perwakilan pemuda.(tarina)





