
Blangkejeren-LintasGayo.co : Tim Arung Jeram Aceh Tengah diacungi jempol oleh tim tangguh dari Medan dan Bogor Jawa Barat di ajang Kejuaraan terbuka Arung Jeram Aih Tripe Gayo Lues.
Pasalnya, tim Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Aceh Tengah yang diawaki Winara, Hardi, Irham, Iwan Tan Miko dan manejer Usmar Effendi mampu membayang-bayangi 4 tim tangguh peserta even yang berlangsung 18-20 Desember 2015tersebut.
“Boleh juga ya tim Aceh Tengah,” ujar salah seorang atlit dari Bogor Jawa Barat usai pengumuman pemenang, Minggu, 20 Desember 2015.
Di nomor lomba Slalom dengan penilaian kecepatan dan keahlian melintasi jeram dengan gawang, Winara dan kawan-kawan berhasil keluar sebagai Juara 3 dan untuk penilaian keseluruhan berhasil di posisi ke 5.
Senada, juga diungkapkan Koordinator Wasit, Wenny Cokro Suwarno. “Bagus, awal yang baik untuk tim Aceh Tengah. Berlatih lagi dan persiapkan atlit jauh-jauh hari,” ujar Wenny yang pernah menjadi instruktur pelatihan Arung Jeram di Takengon tahun 2013 silam.
Rekapitulasi Juara
Adapun hasil keseluruhan lomba dengan total hadiah Ro.40 juta tersebut, di kategori Down River Race juara 1 tim Bumi Out Door Medan, juara 2 Citarik Multi Paddler, juara 3 Mila Gros Bogor, Juara 4 Jeram Alas Ketambe dan juara 5 Faji Aceh Tengah.
Kategori Head to Head, juara 1 Citarik Multi Paddler, juara 2 Mila Gros Bogor, juara 3 Bumi Out Door Medan, dan juara 4 Jeram Alas Ketambe.
Tim Bumi Out Door Medan kembali berjaya sebagai juara 1 di kategori Slalom, disusul Jeram Alas Ketambe juara 2, Faji Aceh Tengah juara 3 dan Ketambe Agara juara 4.
Untuk hasil keseluruhan dengan total hadiah Rp. 10 juta, Juara Umum 1 tim Bumi Out Door Medan, Juara Umum 2 Citarik Multi Paddler, Juara Umum 3 Mila Gros Bogor, Juara Umum 4 Jeram Alas Ketambe dan Juara Umum 5 Faji Aceh Tengah.
Sementara tim tuan rumah belum berhasil meraih kategori juara untuk semua nomor lomba dengan dalih fokus sukseskan perlombaan. “Kami masih fokus mensukseskan kegiatan dan menyenangkan tim tamu, belum prestasi. Pun begitu tahun depan lain ceritanya,” ujar Ketua FAJI Gayo Lues, Syafruddin ditanya kenapa timnya belum mampu bicara banyak di 2 kejuaraan yang diselenggarakan di Gayo Lues di tahun 2015 ini.