Porwil IX Sumatera 2015 Resmi Dibuka, Aceh Sabet 5 Medali

oleh

pembukaan-porwil-(1)Pangkal Pinang-LintasGayo.co : Pekan olahraga wilayah Sumatera IX tahun 2015 secara resmi dibuka oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rustam Effendi, Kamis malam sekitar pukul 09.00 WIB, 13 November 2015. Seremoni pembukaan yang diselenggarakan di Stadion Depati Amir, Pangkal Pinang dimeriahkan dengan berbagai macam atraksi, dan penampilan artis ibukota, Nidji.

Mengawali sambutannya, Gubernur Babel berpantun sebagaimana ciri khas bangsa Melayu dengan kalimat, “dayang larik membawa sutra, begitu anggun dan gemulai. Selamat datang di Bangka Belitung, bumi serumpun sebalai,” ucap Rustam yang disambut tepuk tangan kontingen, dan masyarakat setempat yang turut menyaksikan acara pembukaan.

Acara pembukaan turut dihadiri, Ketua KONI Pusat Tono Suratman, KONI dan pejabat pemerintahan seluruh provinsi di Pulau Sumatera, dan perwakilan dari Kemepenpora. Dari Aceh, Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak yang juga Ketua Kontingen Porwil Aceh tampak berada di tribun utama lokasi pembukaan.

Selain Abu Razak, pengurus KONI Aceh lainnya yang hadir antaralain, Sekreris Umum M. Nasir, Wakil Ketua Syafriel Anthony dan Faisal Saifuddin, Wakil Sekretaris Umum Dahlan, Ketua Panitia Pelatdan Porwil Aceh, Bachtiar Hasan dan sejumlah pengurus KONI Aceh lainnya.

“Bagi kami, Porwil ini bukan hanya prestasi semata. Tapi ada hal penting untuk membangun kebersamaan. Utamakan sportivitas, kepada juri juga dapat bertindak objektif,” tegas Rustam.

Pembukaan Porwil IX Sumatera tahun 2015 ditandai dengan pembunyian sirine, pengibaran bendera dan pembakaran obor Porwil.

Sementara itu, Ketua Panitia Besar Porwil Sumatera IX Kolonel Infantri Murlim Maryadi, dalam laporannya menyampaikan Porwil Sumatera kali ini diikuti oleh 2.368 orang. Sebanyak 1.515 diantaranya adalah atlet. Total medali yang diperebutkan untuk emas, perak dan perunggu adalah 456 medali.

“Lokasi pertandingan tersebar di beberapa tempat, mulai dari kotamadya Pangkal Pinang, hingga ke Kabupaen Pulau Belitung,” kata Kolonel Infantri Murlim. Delapan cabang dilaksanakan di Pangkal Pinang, dan dua cabang lainnya di Kabupaten Pulau Belitung.

Cabang-cabang yang dilaksanakan di Pangkal Pinang adalah, basket, sepak bola, sepak takraw, bulu tangkis, pencak silat, renang, panjat tebing, dan biliar. Semantara dua lainnya di Kabupaten Pulau Belitung yaitu atletik dan catur.

Aceh Presentasi kesiapan PON Remaja dan dan PON XXI kepada KONI se-Sumatera
Sebelumnya pada Jumat siang pukul 14.00 WIB KONI Aceh bersama KONI se-Sumatera lainnya mengadakan pertemuan khusus dengan Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman. Dari KONI Aceh hadir Ketua Harian Abu Razak dan Sekum M. Nasir, MPA

Pada kesempatan itu, Ketua Umum KONI Pusat mempersilahkan KONI Aceh untuk mempresentasikan kesiapan menjadi tuan rumah PON Remaja III 2019 dan PON XXI 2024 kepada seluruh Ketua Umum KONI se-Sumatera. “Aceh insya Allah siap. Sebagaimana amanah dari Ketua Umum KONI Aceh, H. Muzakir Manaf yang juga Wakil Gubernur Aceh,  bahwa Aceh menyelenggarakan kedua even tersebut,” kata Nasir.

Nasir juga menjelaskan bahwa Aceh saat ini secara existing memiliki fasilitas olahraga yang cukup memadai. “Tinggal saja dilakukan pembenahan, dan pembangunan tambahan beberapa fasilitas pendukung untuk mencukupi kriteria sebagai daerah penyelenggara, PON Remaja dan PON XXI 2024,” jelas Nasir.

Sementara Tono dalam sambutannya berpesan agar KONI se-Sumatera dapat menjaga keharmonisan selama pelaksanaan Porwil Sumatera IX 2015.

Kontingen Aceh dipesijuek masyarakat Aceh Babel
Pada Jumat sore pukul 05.00 WIB, seluruh kontingen dan official tim Porwil Aceh dipesijuek oleh masyarakat Aceh yang menetap di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung yang terhimpun dalam Ikatan Masyarakat Aceh Bangka Belitung (IMABA).

Acara peusijuek dan doa bersama dilaksanakan di Rumah Adat Bangka Belitung, di Jalan Balai yang kebetulan tidak jauh dari posko utama kontingen Aceh. Ketua IMABA H. Rahmani yang berasal dari Indrapuri, Aceh Besar dalam tausiahnya mengatakan, masyarakat Aceh yang ada di Babel mendoakan agar atlet, pelatih dan official tim Porwil Aceh dapat berjuang maksimal selama mengikuti Porwil di bumi serumpun sebalai.

“Kami doakan tetap sehat badan dan fikiran,” kata H. Rahmani. Ia juga berpesan kepada tim Aceh dapat menjaga kesopanan dan kesantunan selama berada di provinsi penghasil timah tersebut. Sementara doa bersama dibacakan oleh Wakil Ketua Penasehat IMABA H. Abdullah Hanafi yang berasal dari Bireuen.

Ketua Harian KONI Aceh Abu Razak, dalam sambutannnya dihadapan perwakilan IMABA dan atlet serta kontingen Aceh mengatakan, suatu kemuliaan bagi tim Porwil Aceh yang telah disambut dan dipeusijuek oleh saudara sebangsa yang ada di Babel.

“Ini akan menjadi penambah semangat kita. Semoga kita akan mendapatkan hasil maksimal,” kata Abu Razak.

Perolehan medali sementara
Meski pembukaan resmi baru dilakukan Jumat malam 13 Oktober 2015, namun beberapa cabang lainnya telah memulai pertandingan sejak sehari sebelumnya. Diantara beberapa cabang yang mulai dipertandingkan tersebut, hingga Sabtu siang pukul 12.00 WIB, 14 Oktober 2015 Aceh telah memiliki koleksi lima medali, satu emas dan empat perak dari cabang atletik, serta satu medali perunggu dari cabang catur.

Sementara basket dan sepak bola yang telah dimulai sejak sehari sebelum pembukaan resmi Porwil IX Sumatera 2015 masih akan menyelesaikan beberapa pertandingan. Untuk hari sabtu, beberapa cabang yang akan segera bertanding adalah pencak silat, bulu tangkis, dan panjat tebing.

Pada pertemuan pertama, Basket Aceh berhasil menggungguli Riau selama empat quarter berturut dengan skor, 21-17, 40-33, 66-53 dan 86-69. Sementara sepakbola Aceh harus menerima kekelahan pada pertandingan pertama melawan Sumatera Utara dengan skor 2-0.

Aceh mengikuti semua cabang yang dipertandingkan pada Porwil Sumatera IX 2015 yang akan berlangsung hingga 21 Oktober mendatang.[]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.