Takengon-LintasGayo.co : Organisasi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Aceh Tengah diharapkan bukan saja berperan dalam pembinaan generasi muda dibidang baris-berbaris, tetapi bagaimana membangkitkan semangat kebangsaan, serta kebhinekaan dalam persatuan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah Nasaruddin melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten I Setdakab Aceh Tengah, Drs. Mursyid M.Si pada acara pembukaan Musda II PPI Kabupaten Aceh Tengah, berlangsung di Hotel Linge Land Takengon, Sabtu (19/09/2015).
Melalui Musda ini, kata Mursyid menjadi motivasi para pengurus dan anggota PPI Aceh Tengah agar tetap eksis untuk maju dan berkembang, selain itu dapat menjadi wadah guna melakukan konsilidasi internal untuk mewujudkan PPI yang lebih solid dalam menghasilkan program kerja yang menyentuh semangat kepemudaan dan melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa perubahan.
Menurutnya, PPI merupakan organisasi pemuda yang memiliki jaringan terluas di Indonesia, dibutuhkan kerja keras dari segenap komponen organisasi agar tetap eksis dan bekerja dalam menjawab kebutuhan dan aspirasi pemuda dalam aksi-aksi yang lebih baik dan tepat sasaran.
“Kami berharap PPI senantiasa dekat di hati para pemuda, dan dapat menjadi salah satu organisasi yang dapat menyalurkan aspirasi para pemuda untuk berkarya,” kata Mursyid.
Sementara itu PLT Ketua PPI Aceh Tengah, Noviardi Maulana Ranto dalam laporannya menyebutkan pelaksanaan Musda II PPI Aceh Tengah sesuai dengan surat rekomendasi pengurus provinsi PPI Aceh Nomor : sum.08/PPI-01/IX/2015 tanggal 10 September 2015 dan telah sesuai dengan AD/ART pengurus Kabupaten PPI Aceh Tengah yakni dengan dikeluarkannya SK No.04/PPI-01.13/VIII/2015 tentang pembentukan panitia pelaksanaan Musda II PPI Aceh Tengah pemilihan pengurus priode 2015-2019.
Selain itu Ranto juga menyampaikan, sejak berdirinya PPI Aceh Tengah pada tahun 2001 sampai saat ini PPI Aceh Tengah telah melahirkan sedikitnya 950 orang purna Paskibraka. Dari jumlah tersebut sudah banyak pula yang telah merantau, baik sedang menyelesaikan pendidikan di berbagai universitas maupun bekerja di berbagai instansi pemerintah dan militer.
Menurut Ranto, PPI Aceh Tengah telah banyak memberi andil dalam melahirkan generasi muda daerah yang berkualitas, dan telah berhasil mengharumkan nama daerah dataran tinggi Gayo Aceh Tengah di tingkat nasional, seperti pada peringatan HUT RI ke-68 tahun 2013 lalu PPI Aceh Tengah berhasil meloloskan 2 (dua) orang peserta Paskibraka sekaligus perwakilan Provinsi Aceh untuk mengibarkan bendera sang merah putih di Istana Negara.
“Untuk itu kami selaku PLT Ketua PPI Aceh Tengah mengucapkan terima kasih kepada pengurus PPI Aceh Tengah priode 2009-2013 atas sumbangsih dan konstribusi dalam membesarkan organisasi Paskibraka Aceh Tengah,” tandasnya.
Pembukaan Musda II PPI Aceh Tengah yang ditutup dengan berbagai kesenian tradisional itu, selain dihadiri oleh Asisten I Setdakab Aceh Tengah, Drs Mursyid Msi juga dihadiri oleh Pasi Ops Kodim 0106 Aceh Tengah, Lettu Gunawan Wibowo mewakili Dandim 0106 serta puluhan peserta Musda yang terdiri dari para anggota purna paskibraka Indonesia Kabupaten Aceh Tengah.
(Rilis/Darmawan)





