Puisi Oleh : Amar*
Maaf saja katanya, sensual di eja
wajar saja, untuk mereka yang disana
jas-jas mewah melengkapi
duduk empuk bersantai
berparadigma sesaat
sesekali membuat sensasi
Mereka yang disana mengukir trend dunia
melukis garis otot paha, aku bisa melihatnya
sedikit erotis, tapi mereka berbusana islami
Bisa kulihat
bentuk aneka celana pendeknya
bisa juga ku hitung bulu betisnya
tapi, untuk mereka yang disana
takkah terdengar auman singa di atas mimbar itu ? [SY]
Amar adalah mahasiswa Konsentrasi Bahasa dan Sastra Arab pada Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Lahir Januari ’93 di Kampung Kepies Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.