Blangkejeren-LintasGayo.co : Kawasan hutan di Kabupaten Gayo Lues mulai diselimuti asap tebal. Asap yang berasal dari kebakaran lahan di Kabupaten Berjuluk Seribu Bukit itu kini mulai terlihat. Hal itu dipicu musim kemarau yang mulai melanda, menyebabkan tanah menjadi kering dan mudah terbakar. Seperti yang terlihat di kawasan hutan seputaran Kecamatan Dabun Gelang, Selasa 17 Maret 2015.
Menurut penuturan seorang warga setempat, Syukri, hutan dikawasan Gayo Lues mudah terbakar terutama saat musim kemarau. Keadaan tersebut membuat tanah dan ranting kayu yang jatuh menjadi kering dan sangat mudah terbakar.
“Yang jelas kebakaran hutan sangat merugikan, tidak hanya manusia, namun juga hewan dan tumbuhan,” kata Syukri singkat.
Dia menduga, kebakaran terjadi karena ulah manusia juga, baik disengaja atau pun tidak. “Pelakunya pasti manusia juga, ada yang sengaja ada yang tidak, minsalnya asal membuang puntung rokok yang masih menyala disekitar lokasi,” ungkapnya.
Dia berharap, ada kesadaran dari manusia itu sendiri dalam menjaga alam dan hutan, dan dia juga menyampaikan agar pihak berwenang mengurusi masalah hutan lebih pro aktif saat musim kemarau datang.
“Sosialisasi penting diberikan kepada masyarakat oleh pihak berwenang akan bahaya membakar hutan. Namun, yang lebih penting adalah kesadaran manusia nya terlebih dahulu, jika sudah sadar pasti hati-hati, dan bila sudah hati-hati maka enggak mungkin akan terbakar,” harap Syukri.
(Anuar Syadat | DM)