Pembangunan MCK Plus dan Ipal Komunal Program SLBM Diresmikan di Bener Meriah

oleh

DSC_0088Redelong-LintasGayo.co: Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, diwakili Asisten Bidang Pemerintahan M. Ja’far, SH, M.Hum meresmikan 16 paket pembangunan MCK Plus dan Ipal Komunal program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat ( SLBM) tahun 2014, yang dilaksanakan secara simbolis di masjid Babun Nasihin Kampung Timang Gajah Kecamatan Gajah Putih, Selasa (3/3/2015).

Hadir dalam acara peresmian tersebut, kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Bener Meriah H. Mahyuddin, ST, MM beserta staf, para pejabat tinggi pratama daerah Bener Meriah, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bener Meriah, H. Drs. Ridwan Qari, para Camat dan unsur Forkopimkec. Gajah Putih, 16 Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dari 13 Kampung, Mukim Ronga-ronga, seluruh aparatur kepala Kampung Gajah Putih, dan masyarakat Timang Gajah.

DSC_0075
Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab. Bener Meriah M. Ja’far, SH.M.Hum

Wakil Bupati Bener Meriah Drs. H. Rusli M. Saleh dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab. Bener Meriah M. Ja’far, SH.M.Hum menyebutkan pemerintah daerah sangat peduli terhadap sektor kesehatan masyarakat khususnya di bidang sanitasi MCK maupun Ipal Komunalnya. Untuk itu pada tahun anggapan 2014, melalui Dinas terkait dilaksanakan pembangunannya yang insyaallah, pada saat ini segera dimanfaatkan oleh masyarakat, jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut wakil Bupati mengharapkan agar masyarakat dapat menjaga kebersihan MCK, sehingga tidak bau dan kotor sehingga dapat menimbulkan penyakit. ” Mari kita jaga bersama fasilitas umum yang telah dibangun oleh kelompok masyarakat ini, dan jaga kebersihannya ,sehingga tidak mengganggu ketika ada warga yang hendak mengambil air wuduk, pinta wakil Bupati sebagaimana di ucapkan , M.Ja’far.

Sebelumnya, Kadis BMCK Bener Meriah H.Mahyuddin, ST, MM dalam laporannya menyebutkan SLBM merupakan program pembangunan infrastruktur dengan memanfaatkan potensi dan peranserta sumber daya masyarakat lokal sebagai pelaku pembangunan . Program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM) ini digunakan untuk membangun infrastruktur sesuai kebutuhan masyarakat yang sebelumnya telah direncanakan dalam forum Rencana Kerja Masyarakat (RKM) yang bertujuan menciptakan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

DSC_0063
Kadis BMCK Bener Meriah H.Mahyuddin, ST, MM

Pada akhirnya, program SLBM ini dapat menjadi motivator masyarakat untuk ikut berperan dalam perencanaan, melaksanakan ,memanfaatkannya dan memelihara bangunan fasilitas umum yang telah dibangun tersebut. Secara umum program ini dilaksanakan dengan melihat ketentuan atau persyaratan seperti kepadatan penduduk, ketersediaan air bersih, pemukiman yang padat dan rawan sanitasi, memiliki permasalahan sanitasi yang mendesak, tersedianya lahan yang cukup 50 m2, untuk Instalasi Pengolahan Air Limbah , dan 100 m2 untuk MCK Plus, jelas Mahyuddin.

Dalam tahun 2014, lanjutnya, dengan sumber dana DAK dan APBK ada 16 kegiatan yang dilaksanakan lewat program SLBM ini, dengan sitem kegiatan pembangunan diantaranya 5 unit pembangunan MCK, 7 unit MCK Plus dan 4 unit pembangunan IPAL Komunal yang tersebar di 13 kampung di daerah Bener Meriah, pungkasnya.

Sementara perwakilan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Timang Gajah , Andrian Bersah dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah mengikut sertakan masyarakat sebagai perencana, pelaksana dan penerima manfaat dalam pembangunan.

Dia, berharap program ini terus dilanjutkan agar masyarakat memiliki peran dalam menentukan kebutuhannya, terutama menyangkut fasilitas umum di daerah mereka, kata Andrian.  (man)

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.